Liputan6.com, Vatikan - Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia, meninggal pada Senin (21/4/2025) pukul 07.35 waktu Roma di kediamannya, Apartemen Santa Marta.
Pengumuman Paus Fransiskus meninggal diumumkan oleh Kardinal Kevin Farrell pada pukul 09.45, mengawali masa berkabung selama sembilan hari.
Paus yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, meninggal dalam usia 88 tahun setelah berjuang melawan pneumonia bilateral yang memperparah kondisi paru-parunya yang telah lama bermasalah.
Advertisement
Sebagai Uskup Roma ke-266, Paus Fransiskus dikenang bukan hanya karena berbagai pencapaian historisnya, tetapi karena kerendahan hati, kedekatannya pada kaum pinggiran, serta pesan belas kasih yang ia kumandangkan sepanjang masa kepausannya.
Ia adalah Paus pertama dari Benua Amerika, dari Argentina, dari Serikat Yesus (SJ), dan yang pertama mengambil nama Fransiskus, merujuk pada Santo Fransiskus dari Asisi—simbol kesederhanaan dan cinta pada kaum miskin.
Lebih dari itu, Paus Fransiskus adalah pemimpin yang menolak tinggal di Istana Apostolik dan memilih guest-house sebagai tempat tinggalnya. Ia tidak pernah lelah menyerukan kedekatan Gereja dengan mereka yang tersisih, baik secara geografis maupun eksistensial—dari daerah konflik, pengungsi, korban perang, hingga mereka yang tersingkir karena struktur sosial dan ketidakadilan.
"Belas kasih adalah udara yang kita hirup," ujar Paus dalam banyak pesannya, seperti dikutip dari pernyataan resmi KBRI Vatikan yang diterima Liputan6.com, Selasa (22/4/2025).
Belas Kasih Jadi Inti Kekristenan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5194447/original/043724300_1745296726-20250422-Potret_Keramahan_Paus-AFP_10.jpg)
Bagi Paus Fransiskus, belas kasih bukanlah tambahan, melainkan inti dari Kekristenan.
Ia menunjukkan itu secara konkret, mulai dari mencium kaki para pemimpin Sudan Selatan dalam upaya perdamaian, hingga menetapkan hari-hari doa bagi negara-negara yang dilanda perang dan krisis kemanusiaan—baik yang ramai diberitakan maupun yang nyaris terlupakan dunia.
Di tengah sakit yang terus memburuk sejak Februari 2025, Paus tetap menjalankan tugasnya dengan penuh cinta. Bahkan, dalam pesan terakhirnya sebelum memberikan berkat "Urbi et Orbi", ia kembali menyerukan perdamaian untuk Timur Tengah, Ukraina, Sudan Selatan, Myanmar, dan wilayah-wilayah konflik lain di dunia.
Paus Fransiskus tidak pernah menyerah pada logika ketakutan, melainkan mendorong penggunaan sumber daya untuk membangun masa depan, bukan menabur benih kematian.
Selama 12 tahun memimpin Gereja Katolik, ia telah mengunjungi lebih dari 59 negara, termasuk Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Di Jakarta, ia menandatangani "Deklarasi Istiqlal" bersama tokoh Islam Indonesia, memperkuat komitmennya pada dialog antaragama dan persaudaraan kemanusiaan.
Seperti yang ia lakukan sebelumnya dengan Imam Besar Al-Azhar di Abu Dhabi pada 2019 melalui Dokumen Persaudaraan Manusia.
Advertisement
Permintaan Paus Fransiskus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5194441/original/017713300_1745296722-20250422-Potret_Keramahan_Paus-AFP_5.jpg)
Paus Fransiskus juga mengubah cara Gereja memaknai pemakaman seorang Paus. Ia meminta agar jenazahnya dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, bukan di Basilika Santo Petrus. Ia menyederhanakan liturgi pemakaman untuk menekankan bahwa seorang Paus adalah gembala dan murid Kristus, bukan penguasa duniawi.
Wafatnya Paus Fransiskus menandai dimulainya masa "Papal Interregnum"—periode antara wafatnya paus dan pemilihan paus baru.
Namun warisan spiritual dan moralnya akan terus hidup. Dunia mengenangnya sebagai Paus pinggiran, bukan karena ia berasal dari luar Eropa, tapi karena komitmennya yang konsisten untuk hadir di tengah luka dan duka manusia.
Ia adalah Paus yang tidak hanya berbicara tentang kasih—ia menghidupinya. Dari "pinggiran dunia", Paus Fransiskus menyuarakan panggilan untuk menjadikan belas kasih sebagai denyut nadi Gereja dan dunia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1904348/original/089463900_1710751377-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_3.42.29_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5194638/original/076035800_1745302419-000_Par7964482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/42/original/030046100_1469523349-Tanti_Edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)