Sukses

Impian Jeff Bezos ke Luar Angkasa Ternyata Sempat Ditertawakan, Ini Buktinya

Liputan6.com, New York - Pada bulan Juli, miliarder Jeff Bezos berhasil mendarat di luar angkasa dengan pesawat antariksa Blue Origin, perusahaan miliknya.

Di samping itu, baru-baru ini tersebar kembali pernyataan Jeff Bezos dalam sebuah talkshow Charlie Rose di tahun 2000. Dalam wawancara, Bezos mengungkapkan bahwa dirinya bercita-cita pergi ke luar angkasa.

Lalu, Rose bertanya kepada Bezos apa yang akan Bezos lakukan jika dirinya bukanlah CEO Amazon. "Yah, jika saya bisa melakukan apa saja. Kemudian ternyata ini terjadi masalah teknis yang sangat sulit. Saya tidak bisa terlalu berharap banyak. Namun, jika saya bisa melakukan apa saja, saya ingin pergi membantu menjelajahi luar angkasa," jelas Bezos.

Rose kembali bertanya kepadanya, "Yah, gambaran yang saya miliki adalah bahwa saya akan naik "roket", pergi ke luar angkasa. Lalu memeriksa beberapa hal.

Rose menertawakan dengan penekanan kata 'roket', dan penonton di studio sontak ikut tertawa usai mendengarkan jawaban pemilik e-commerce raksasa dunia itu.

Meski sempat ditertawakan, nyatanya Jeff Bezos bisa mewujudkan mimpi yang kemungkinan dianggap kurang masuk akal bagi pemirsa dua dekade lalu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Rencana 20 Tahun yang Lalu

Bezos melanjutkan dengan berkata bahwa barangkali dalam 20 tahun ke depan terjadi perubahan signifikan dalam teknologi. Bahkan, perjalanan ke luar angkasa mungkin jadi lebih mudah.

Klip itu muncul kembali setelah diunggah oleh ketua RPG Enterprises Harsh Goenka di Twitter pada hari Selasa, 27 Juli 2021.

Menyadur dari Cnet pada Sabtu, 31 Juli 2021, talkshow Charlie Rose tersebut tayang pada akhir Juni 2000. Kemudian, Bezos mendirikan perusahaan luar angkasanya Blue Origin pada September tahun itu.

Diduga Bezos sebenarnya sudah merencanakan terbang ke luar angkasa. Hanya saja ia masih merahasiakan tentang Blue Origin kepada Rose pada saat itu.

 

Reporter: Bunga Ruth