Sukses

Mau Merayakan Hari Bumi Bareng NASA? Begini Caranya...

Liputan6.com, Washington DC - Tanggal 22 April ditetapkan sebagai Hari Bumi. NASA mengundang semua orang yang ada di dunia ini untuk bersama-sama merayakannya.

Caranya yakni dengan memotret pemandangan yang terhampar di muka Bumi dan mengunggahnya di media sosial menggunakan tanda pagar (tagar) #PictureEarth. Demikian seperti dikutip dari situs web techtimes.com, Senin (22/4/2019).

Melalui kegiatan tersebut, lembaga antariksa milik pemerintah Amerika Serikat itu ingin menyoroti pentingnya melindungi planet ini dan merayakan keindahan Bumi.

Nantinya, foto-foto terbaik yang dibagikan secara publik ke media sosial akan dipilih oleh ilmuwan NASA untuk kemudian ditampilkan dalam video dan gambar komposit di situs web badan angkasa luar ini --setelah Hari Bumi.

NASA mendorong pengguna Facebook, Instagram, dan Twitter untuk mem-posting potret yang menunjukkan kehidupan (life), gerak (motion), dan keindahan (beauty) Bumi.

Pengguna dapat berfokus pada detail dan membuat gambar close-up seperti pada bunga mekar, pohon-pohon tua, serangga berwarna-warni, hewan-hewan berbulu, deburan ombak, lava cair, awan, es, sinar matahari dan lain-lain.

Warganet juga dapat membubuhi teks dan pesan bertema Hari Bumi dalam unggahan tersebut.

NASA mengatakanakan memeriksa seluruh situs media sosial untuk menelusuri unggahan-unggahan dengan tagar #PictureEarth.

2 dari 3 halaman

Kegiatan Hari Bumi NASA

NASA juga menyelenggarakan beberapa acara terkait Hari Bumi yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini akan menjadi dasar bagi episode selanjutnya dari "NASA Science Live" yang berfokus pada penelitian terhadap Bumi.

Tayangan 30 menit itu bisa disaksikan langsung secara streaming di platform penyedia layanan video seperti Ustream, Periscope, Facebook Live, dan YouTube, juga akan disiarkan pada NASA Television dan situs web mereka.

Warganet bisa mengajukan pertanyaan apa saja menggunakan tagar #AskNASA.

Selain itu, NASA juga bakal membuka fasilitas terbarunya, yaitu "Building 4221" --gedung canggih dan ramah lingkungan yang dirancang berdasarkan pedoman federal tentang efisiensi energi dan air.

Bangunan 4221 diisolasi dan dilapisi kaca dengan emisivitas (daya pemancaran) rendah yang mengalihkan panas cahaya matahari, sehingga mengurangi biaya pendinginan.

4221 juga punya panel surya yang ditempatkan di atap, yang mampu menyerap energi untuk menambah daya listrik.

Satelit-satelit NASA dan wahananya telah mengambil gambar Bumi setiap hari dari antariksa dan membaginya dengan para ilmuwan dan penduduk di seluruh dunia.

Para periset di seluruh penjuru negeri menggunakan data dari instrumen NASA tersebut, dan pesawat ruang angkasa pengamat Bumi dari negara lain, untuk membuat gambar planet ini.

Sementara itu pada tanggal 26 April, NASA akan meluncurkan armada observatorium barunya, Orbiting Carbon Observatory 3 (OCO-3) ke Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Misi OCO-3 bertujuan untuk mengukur karbon dioksida dari ruang angkasa, sehingga bisa membantu NASA dalam menciptakan solusi untuk masalah-masalah global, seperti ketersediaan air tawar, keamanan pangan, dan kesehatan manusia.

Sebab, karbon dioksida adalah salah satu faktor terbesar dalam meningkatnya perubahan iklim secara keseluruhan.

3 dari 3 halaman

Unduh Dokumentasi Bumi dari NASA

Untuk melihat bagaimana NASA mengambil gambar dari antariksa, Anda dapat mengunduh buku foto "NASA EARTH" yang menampilkan potret-potret dari citra satelit badan tersebut. Klik tautan ini.

Loading
Artikel Selanjutnya
Hari Bumi Sedunia, Warganet Saling Ingatkan untuk Peduli Lingkungan
Artikel Selanjutnya
Hari Bumi dan Darurat Tambang Emas di Aceh