Sukses

Waspada, 5 Racun Mematikan Ini Mungkin Ada dalam Kosmetik Anda

Liputan6.com, Jakarta - Sejak zaman kuno perempuan menggunakan kosmetik untuk mempercantik diri mereka. Polesan bedak, sapuan pewarna pipi, hingga lipstik, semua itu menjadi kebutuhan sehari-hari oleh kaum hawa hingga detik ini.

Namun terkadang ada beberapa kosmetik sebenarnya tidak sehat untuk kulit dan berbahaya. Tanpa memperdulikan hal itu, sadar atau tidak, wanita tetap menggunakan zat tersebut.

Kandungan yang terdapat dalam produk kecantikan tak jarang mengandung bahan kimia berbahaya, bahkan mematikan. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam memilih kosmetik.

Lihat terlebih dahulu merek apa yang Anda beli dan pastikan itu sudah teruji dan lulus dari badan terkait.

Seperti dikutip dari laman Annmariegianni.com, Kamis (22/2/2018), berikut 5 racun berbahaya yang bisa jadi ada dalam kandungan kosmetik Anda:

1 dari 6 halaman

1. Phthalates

Phthalates adalah zat kimia yang dapat mengganggu sistem endokrin -- produksi hormon dalam tubuh. Kandungan zat phthalates yang berlebihan dalam produk kecantikan dapat menghambat perkembangan tubuh, reproduksi dan neurologis.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Maryland menyebut, paparan phthalates dapat menyebabkan kelainan reproduksi, salah satunya penurunan kesuburan pada pria dan prematur pada wanita hamil.

Biasanya, kandungan phthalates terdapat pada produk deodoran, cat kuku dan lip balm beraroma.

2 dari 6 halaman

2. Timbal

Semua tahu bahwa timbal sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Timbal dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, minuman, udara, air, serta debu yang tercemar.

Sekitar tujuh tahun yang lalu, sebuah kampanye bertajuk Campaign for Safe Cosmetics menemukan lebih dari 33 merek lipstik yang tercemar timbal.

Tidak dapat dipungkiri bahwa lipstik akhirnya dapat tertelan dan masuk dalam tubuh apabila kita sedang makan. Maka dari itu, campuran timbal sangat berbahaya.

3 dari 6 halaman

3. Polyethylene glycols (PEGs)

Polyethylene glycols atau PEGs adalah senyawa berbasis minyak bumi yang digunakan untuk campuran kosmetik berbasis krim. Tak hanya kosmetik, PEGs punya banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti contoh jadi bahan campuran tinta, perlengkapan mandi, industri kertas dan lain-lain.

Masalah utamanya adalah bahwa PEGs rentan terkontaminasi etilen oksida dan 1,4-dioksan, sebuah senyawa yang berbentuk gas tak berwarna mudah terbakar.

Jadi apabila kontaminasi etilen oksida dan 1,4-dioksan terlalu banyak dalam PEGs akan membahayakan kulit Anda.

4 dari 6 halaman

4. Paraben

Paraben adalah bahan pengawet yang paling banyak digunakan dalam produk kosmetik.

Komisi Eropa menyebut bahwa paraben masuk dalam kategori 1 (berbahaya) karena efeknya yang dapat menghambat pertumbuhan hormon pada tubuh.

Selain menganggu produksi hormon dalam tubuh, paraben juga dapat menimbulkan kanker payudara pada manusia. Selama ini, paraben telah mendapat reputasi buruk dalam kandungan kosmetik.

5 dari 6 halaman

5. Carbon black

Carbon black atau karbon hitam adalah bahan berbahaya yang kerap ditemukan pada eyeliners wanita. Bahaya karbon dapat menyebabkan kanker dan toksisitas organ.

Namun ternyata penggunaan eyeliner timah setiap hari ini dapat merusak mata, menyebabkan iritasi, bahkan kematian.

Artikel Selanjutnya
Lipstik Buatan Lokal Siap Bersaing dengan Produk Luar Negeri
Artikel Selanjutnya
5 Bahan Herbal Penghapus Kosmetik Ini Bisa Dibuat di Rumah