Sukses

Korban Gempa Christchurch 145 Orang

Liputan6.com, Christchurch: Jumlah korban tewas gempa Christchurch, Selandia Baru, bertambah menjadi 145 orang tewas, Sabtu (26/2). Sedangkan jumlah orang hilang diperkirakan mencapai 200 orang.

Inspektur Polisi Dave Cliff membenarkan bertambahnya jumlah korban tewas akibat gempa Christchurch yang terjadi Selasa (22/2) lalu. Pihaknya pun telah menyiapkan kamar jenazah sementara di sebuah kamp militer Burnham guna mengidentifikasi para jenazah. Tiga puluh personil tim penghubung juga diperbantukan guna menghubungi keluarga korban di Selandia Baru serta yang berada di luar negeri.

Wali Kota Christchurch berencana menutup pusat kota selama beberapa bulan serta menggiatkan patroli keamanan guna memantau keamanan di wilayah itu secara bergiliran. Saat ini, diperkirakan 200 hingga 250 bangunan telah diberikan tanda stiker merah, masuk dalam kategori bangunan yang berbahaya untuk dimasuki warga. bahkan, beberapa di antaranya kemungkinan terancam runtuh.

Sementara Perdana Menteri Selandia Baru John Key yang berada di lokasi gempa mengatakan bencana alam itu merupakan musibah paling tragis. Ia pun meminta seluruh rakyat untuk ikut berkabung atas musibah yang menimpa negerinya itu. Rencananya, Perdana menteri berumur 49 tahun itu akan menemui tim pencari dan penyelamat serta keluarga korban. Ant/ARI)