Sukses

Mendadak Masuk RS, PM Italia Operasi Jantung Tersumbat

Liputan6.com, Roma - Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni dilaporkan masuk rumah sakit. Ia menjalani angioplasti darurat, prosedur untuk membuka pembuluh darah (arteri koroner) yang menyuplai darah menuju jantung.

"Prosedur angioplasti dilakukan setelah Pak PM merasa sakit ketika kembali dari Paris pada hari Selasa," kata juru bicaranya Flaminia Lais, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (11/1/2017).

"Perdana menteri berusia 62 tahun yang menjabat bulan Desember 2016 lalu itu kondisinya baik setelah operasi di rumah sakit Roma, Gemelli," jelas Lais.

Sebuah sumber rumah sakit mengatakan operasi berlangsung pada Selasa 10 Januari malam. Kendati demikian tak ada rincian lebih lanjut tentang kondisi atau prognosisnya.

Gentiloni bertemu dengan Presiden Prancis Francois Hollande di Paris pada hari Selasa. Dia dijadwalkan untuk terbang ke London pada Kamis untuk bertemu dengan Perdana Menteri Theresa May.

Paolo Gentiloni yang dahulunya menjabat sebagai menlu, ditunjuk oleh Presiden Sergio Mattarella untuk menggantikan Matteo Renzi yang mengundurkan diri sebagai perdana menteri beberapa waktu lalu.

Gentiloni merupakan loyalis dari Partai Demokrat, parpol yang juga menyokong Renzi. Politisi berusia 62 tahun tersebut akan menghadapi sejumlah isu terutama, krisis perbankan dan meningkatnya dukungan rakyat terhadap kelompok anti-kemapanan dan euroskeptik.

Renzi mengundurkan diri setelah kalah dalam referendum reformasi konstitusi dengan margin 59-41 persen. Ia sendiri berasal dari kubu "Yes" yang setuju dilakukannya reformasi.

Semasa menjabat sebagai Menlu Italia, Gentiloni yang fasih berbahasa Inggris ini diketahui menjalin hubungan baik dengan koleganya Menlu Amerika Serikat (AS), John Kerry.