Sukses

5 Fakta Paul Walker dan Porsche dalam Kecelakaan Maut 2013

Liputan6.com, Jakarta - Paul Walker berpulang secara tragis pada Sabtu 30 November 2013. Kala itu ia dan rekannya, Roger Rodas baru saja  mengikuti acara amal Reach Out Worldwide, untuk mengumpulkan dana yang akan disalurkan pada korban bencana Topan Haiyan di Filipina dan tornado di Indiana.

Keduanya kemudian berlalu dengan menaiki Porsche Carrera GT 2005, yang terkenal 'galak'. Rodas ada di belakang kemudi.

Sekitar 5 sampai 10 menit kemudian, kecelakaan terjadi. Porsche berwarna merah tersebut melaju tak terkendali, menabrak tiang listrik dan pohon, lalu meledak.  

Mobil itu dalam kondisi  terbakar sepenuhnya sebelum pemadam kebakaran tiba. Dua penumpang di dalamnya tewas seketika.  

Insiden tersebut ironis. Sebab, aktor ganteng itu terkenal dan mendunia gara-gara perannya dalam film The Fast and The Furious yang penuh adegan kebut-kebutan di jalanan. Perannya sebagai Brian O'Conner, dikenal mahir dan lihai memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Berikut 10 film yang mewakili metamorfosis Paul Walker sejak kecil hingga menjelang tutup usia.

Saat kecelakaan terjadi, Walker sedang istirahat syuting Fast and Furious 7. Film itu akhirnya dirilis pada 2015, kemunculan sang aktor menggunakan adegan yang telah direkam sebelumnya.

Dua film lain juga dikeluarkan setelah kematiannya, yakni Hours (2013), Brick Mansions (2014).

nydailynews.com


Dalam sebuah kebetulan yang menakutkan, Walker menjadi subyek laporan hoax, ia dikabarkan tewas sehari sebelumnya. Saat sebuah situs parodi MediaMass.net memuat artikel yang menyebut dia meninggal.

Saat itu, merespons kabar tipuan itu, pihak Walker mengatakan: "Dia bergabung dengan daftar panjang selebriti yang telah menjadi korban hoax seperti ini. Paul masih hidup dan sehat, jangan percaya apa yang Anda lihat di internet."

Beberapa jam kemudian, kecelakaan maut itu terjadi.

Insiden kecelakaan maut kemudian diikuti proses penyelidikan dan gugatan hukum pihak keluarga terhadap Porsche.

Berikut 5 fakta soal kematian Paul Walker, yang Liputan6.com kutip dari Lifebuzz dan sumber lain:

2 dari 6 halaman

1. Spesifikasi Porsche

Roger Rodas datang ke acara Paul Walker menggunakan Porsche Carrera GT keluaran 2005. Dan pada satu titik, keduanya memutuskan untuk menjajal kemampuan mobil itu.

Sejumlah foto mengabadikan senyuman Walker mengintip ke dalam mobil berwarna merah mencolok. Tak dinyana itu adalah salah satu foto terakhirnya dalam kondisi hidup.

Foto terakhir Paul Walker jelang kematiannya


Porsche Carrera GT bukan mobil biasa, tapi 'monster'. Dibanderol US$ 359 ribu, kendaraan itu punya reputasi 'menakutkan' bahkan untuk para pembalap profesional. Demikian dilaporkan Autoweek.

Mobil yang diproduksi terbatas itu memiliki mesin 5,7 liter V10m, dengan kekuatan 605 tenaga kuda (horsepower), dan mampu digeber dengan kecepatan maksimal 205 mph atau 329 kilometer per jam.

Carrera GT yang mesinnya di tengah hanya diproduksi dalam kurun waktu 2004 sampai 2007 di Leipzig, Jerman.

Mobil itu berhenti diproduksi ketika ada pengubahan peraturan airbag di AS. Jumlahnya hanya ada 1.270 unit -- 604 di antaranya dijual di Amerika Utara.  

3 dari 6 halaman

2. Hasil Penyelidikan Polisi

Sesaat setelah kejadian, polisi langsung menyelidiki kecelakaan Paul Walker, untuk menemukan penyebab insiden maut itu.

Seperti dikutip dari USA Today, hasil investigasi yang dilakukan  Los Angeles County Sheriff's Department dan California Highway Patrol yang dirilis pada Maret 2014 menyimpulkan, bahwa faktor kecepatan mobil yang tak aman menjadi penyebab kecelakaan, bukan masalah mekanik.

Mobil yang dikendarai Paul Walker dan Roger Rodas pasca kecelakaan



Investigasi dilakukan dengan bantuan para ahli dari Porsche, yang mengevaluasi puing mobil yang terhitung langka itu.

"Para penyelidik menyimpulkan, penyebab kecelakaan tunggal adalah kecepatan kendaraan yang tidak aman untuk kondisi jalan," kata komandan Kantor Sheriff Los Angeles County, Mike Parker pada 2014.

"Kecepatan Porsche Carrera GT antara 80 dan 93 mph pada saat mobil menabrak tiang dan sejumlah pohon."

Ironisnya, ada tanda batas kecepatan 45 mph melekat pada tiang lampu yang ditabrak Porsche maut.

4 dari 6 halaman

3. Gugatan pada Porsche

Pada September 2015, putri Paul Walker, Meadow Rain Walker mengajukan gugatan pada Porsche.

Pihak Meadow -- yang kala itu berusia 16 tahun -- mengklaim, mobil sport itu memiliki sejumlah cacat ada desainnya, yang diklaim berkontribusi atas kematian ayahnya.

"Intinya, Porsche Carrera GT merupakan mobil yang berbahaya. Kendaraan  itu tak seharusnya ada di jalan," kata kuasa hukum Meadow Walker, Jeff Milam seperti dikutip dari CNN. Kendaraan itu, seperti diklaim pihak penggugat, mirip 'bom waktu'.

Meadow Walker Tuntut Porsche Atas Kematian Sang Ayah



Dalam gugatan disebutkan, kendaraan tersebut tak memiliki fitur keselamatan yang ditemukan dalam mobil balap, yang mungkin mencegah terjadinya kecelakaan, atau setidaknya memungkinkan Paul Walker selamat.

Selain itu, Carrera GT seharusnya punya sistem kontrol stabilitas elektronik yang melindungi dari selip (swerving). Gugatan juga menyebut kurangnya pelindung pada rangka pintu samping dan adanya kerusakan pada bahan karet pada saluran bahan bakar.

Gugatan juga diajukan oleh janda Roger Rodas, Kristine Rodas

5 dari 6 halaman

4. Porsche Kuak Penyebab Kecelakaan

Pabrik mobil sport asal Jerman, Porsche membantah punya andil dalam kecelakaan yang merenggut nyawa Paul Walker.

Pihak perusahaan mengklaim, kecelakaan yang terjadi pada November 2013 adalah 'kesalahan komparatif' sang aktor.

Porsche Cars North America (PCNA), mengatakan bahwa Porsche Carrera GT yang dinaiki Walker "disalahgunakan dan diubah", juga  "digunakan dengan salah dan tak dipelihara dengan baik".

Jika melihat sebuah foto Paul Walker yang diunggah TMZ.com, diduga mobil tersebut diparkir lalu dipakai oleh Rodas. Paul kemudian tampak berbicara dengan Rodas hingga lalu masuk ke dalam, dan akhirnya kecelakaan maut terjadi(TMZ.com)



Pihak Porsche juga mengatakan, Walker menyadari risiko yang ia hadapi saat masuk ke dalam mobil.

"PCNA menduga, Walker tahu benar dan secara sukarela mengasumsikan semua risiko, ancaman, dan bahaya sehubungan dengan penggunaan subjek 2005 Carrera GT," kata pihak Porsche.

6 dari 6 halaman

5. Putusan Pengadilan

Pada April 2016, hakim Philip S. Gutierrez membebaskan Porsche atas kematian Paul Walker dan rekannya, Roger Rodas.
 
Hal tersebut diputuskan terkait gugatan yang diajukan Kristine Rodas.

Paul Walker dan Roger Rodas yang sama-sama tewas dalam kecelakaan maut 2013 silam



Penggugat beralasan kendaraan yang dikemudikan suaminya itu mengalami kegagalan suspensi, kurang sel bahan bakar balap, dan tak punya daya tahan terhadap dampak benturan di bagian samping -- tabrakan yang terjadi pada kecelakaan maut datang dari depan.

Hakim berpendapat, dalil penggugat tak bisa diterima dan memutuskan gugatan tak bisa diterima.

Keputusan hakim pada gugatan Kristine Rodas tak berdampak pada gugatan putri Paul Walker, Meadow -- demikian diungkap kuasa hukum, Jeff Milam.

Milam mengatakan, Rodas tewas seketika dalam kecelakaan tersebut. Sementara, "Ayah Meadow adalah penumpang dalam mobil itu. Ia selamat dalam kecelakaan itu namun terjebak dan terbakar  hingga tewas karena cacat dalam kendaraan itu," kata dia  seperti dikutip dari Daily Mail.

Loading
Artikel Selanjutnya
Harga Sewa Kantor Premium di Jakarta Masuk Peringkat Termahal di Dunia
Artikel Selanjutnya
Staycation: Ada Pasar Tekstil Instagramable di Hotel Kawasan Tanah Abang