Liputan6.com, Jakarta - Setelah gagalnya kudeta militer di Turki, pemerintah memberikan status negara dalam darurat hingga tiga bulan ke depan. Presiden Recep Tayyip Erdogan dan jajarannya melakukan serangkaian aksi "bersih-bersih" dari berbagai institusi terkait penggulingan itu.
Hingga hari ini, Jumat (29/7/2016) terdapat 1.700 tentara dan 87 jenderal dipecat dengan tidak hormat terkait dugaan melakukan kudeta, sementara ada 131 media di Turki dibredel.
Presiden Erdogan menuduh ulama Fethullah Gulen adalah orang di balik kudeta gagal itu. Ia pun memecat 21.000 staf yang bekerja di sekolah swasta, sementara lebih dari 15.000 karyawan di Kementerian Pendidikan dipecat, dan Dewan Pendidikan Tinggi yang dikelola negara meminta 1.577 dekan universitas untuk mengundurkan diri.
Bagi Erdogan, mereka adalah orang-orang Gulen. Ratusan sekolah dan universitas yang terkait ulama yang kini berada di AS itu juga ditutup.
Bagaimana nasib sekolah Turki di Indonesia?
Kedutaan Besar Turki di Jakarta mengeluarkan Embassy Annoucement, rilis media yang dikeluarkan pada 28 Juli 2016. Dalam pernyataan itu menyebut bahwa organisasi ataupun institusi milik Gulen dianggap terlarang.
"Gulen dan organisasi terorisnya FETO sudah berkali-kali mencoba mengambil alih pemerintah yang sah selama beberapa tahun terakhir," demikian seperti Liputan6.com rilis dari kedutaan besar Turki.
"Nyatanya, hingga kini makin banyak kecurigaan kalau ia dan organisasinya terkait dengan kudeta."
Terkait dengan itu, menurut pihak kedutaan ada beberapa sekolah di Indonesia memiliki hubungan dengan organisasi yang dipimpin oleh Gulen tersebut.
"Ada beberapa sekolah di Indonesia yang terkait dengan organisasi itu. Menurut otoritas Indonesia, payung organisasi mereka adalah PASIAD yang telah ditutup oleh pemerintah Turki pada November 2015," lanjut pernyataan Kedubes Turki.
"Sebagai kedutaan, kami telah lama menunjukkan kekhawatiran atas aktivitas FETO sebagai organisasi teroris di Indonesia kepada otoritas pemerintah di Tanah Air."
Menurut Kedutaan Turki, berikut daftar sekolah-sekolah terkait FETO milik Gulen yang masih beroperasi di Indonesia.
1. Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2. Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3. Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4. Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5. Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6. Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7. Fatih Boy’s School, Aceh
8. Fatih Girl’s School, Aceh
9. Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan
Dari informasi pihak kedutaan, adapun sekolah-sekolah Turki yang di bawah organisasi milik Gulen di Yordania, Azerbaijan, Somalia, dan Nigeria telah ditutup oleh masing-masing pemerintahnya.
"Turki dan Indonesia secara tradisional memiliki hubungan berdasarkan sejarah dan budaya dengan baik. Dua negara telah bekerja sama di berbagai organisasi internasional," lanjut pernyataan Kedutaan Besar Turki.
"Oleh sebab itu, sebagai partner yang strategis, kami bergantung pada dukungan sebagai teman dan saudara, Indonesia diharapkan membantu Turki dengan melawan organisasi teroris FETO," demikian tutup pernyataan dari pihak Kedutaan Turki.
Kedutaan Turki Minta Sekolah Terkait Gulen di Indonesia Ditutup
Kedutaan Turki di Jakarta mengeluarkan daftar sekolah Turki di Indonesia yang masih terkait organisasi milik Fethullah Gulen. Akan ditutup?
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1290239/original/028495300_1468728078-20160716-Pendukung-Erdogan-Rayakan-Kegagalan-Upaya-Kudeta-Militer-di-Turki-Reuters-5.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan19 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362823/original/015208400_1790831366-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-01T120806.334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326567/original/092602700_1787027929-Screenshot_2026-08-18_110108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1297937/original/058530500_1469454426-kudeta-militer-turki.jpg)