Liputan6.com, Yerusalem - Di tengah pemberitaan pengakuan Parlemen Prancis terhadap negara Palestina, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memecat Menteri Keuangan Yair Lapid dan Menteri Kehakiman Tzipi Livni.
Seperti dikutip dari CNN, Rabu (3/12/2014), pemecatan ini menjadi sinyal pecahnya koalisi pemerintahan Netanyahu. Namun hal ini sekaligus membuka jalan bagi Netanyahu untuk mempercepat pemilihan parlemen di Israel.
CNN mewartakan pula, pemerintah Netanyahu yang terbentuk tahun lalu tercatat membuat banyak perbedaan dalam berbagai isu. Termasuk, soal anggaran tahun 2015 dan rencana menjadikan Israel sebagai negara Yahudi.
Dua jajak pendapat televisi pada Selasa 2 Desember 2014 menyatakan partai sayap kanan Netanyahu, Likud, akan menjadi mayoritas di parlemen. Bila pemilu diadakan hari itu, berarti hampir dapat dipastikan Netanyahu akan menjabat sebagai perdana menteri untuk kali keempat.
Pemilihan umum berikutnya tidak dijadwalkan hingga 2017. Tapi, Netanyahu mengumumkan bahwa ia ingin membubarkan parlemen sesegera mungkin dan menyelenggarakan pemilihan umum dini.
Dia juga memerintahkan pemecatan Menteri Keuangan Yair Lapid dan Menteri Kehakiman Tzipi Livni, pemimpin dua partai moderat yang bertentangan dengan kelompok sayap kanan yang mendominasi kabinet -- Tzipi Livni memimpin Partai Hatnuah sedangkan Yair Lapid pendiri Partai Yesh Atid.
"Lapid dan Livni diam-diam mencoba untuk membentuk koalisi alternatif. Dalam satu kata, itu disebut kudeta. Dan itu tidak memungkinkan pemerintahan berjalan," ucap Netanyahu dalam konferensi pers yang disiarkan sejumlah televisi, Selasa 2 Desember 2014.
Namun, Livni membantah tudingan tersebut dan mengatakan Netanyahu telah bekerja di belakang layar untuk menggantikan mereka.
Dengan anggaran tahun depan tidak setuju dan perlambatan pertumbuhan di tengah perang Gaza pada Juli-Agustus 2014, Lapid menuduh Netanyahu menempatkan kepentingan politiknya di atas kepentingan rakyat Israel.
"Pemecatan menteri adalah tindakan pengecut dan hilangnya kontrol. Kami sedih melihat bahwa perdana menteri telah memilih untuk bertindak tanpa pertimbangan untuk kepentingan nasional dan menyeret Israel ke pemilu yang tidak perlu," demikian pernyataan Partai Yesh Atid.
Menurut Yair Lapid, jika pemilihan umum jadi dipercepat, maka Netanyahu akan mendapat mandat baru yang memungkinkan dirinya melanjutkan kebijakan untuk terus mengekspansi tanah Palestina dan mendirikan permukiman.
Lapid menambahkan, Netanyahu juga kemungkinan akan bisa meloloskan rencana pembentukan Israel sebagai negara Yahudi yang menurutnya penting untuk melindungi identitas warga Yahudi di Israel. (Ans)
PM Netanyahu Pecat 2 Menteri, Koalisi Pemerintah Terpecah
Namun hal ini sekaligus membuka jalan bagi PM Benyamin Netanyahu untuk mempercepat pemilihan parlemen di Israel.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/668620/original/4044737417.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya23 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372348/original/034637900_1759740027-meteor_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261105/original/086134600_1781680485-BSU_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1762259/original/059215600_1510028487-20171107-Siraman-Kahiyang-Selesai_-Jokowi-Salami-Tamu-yang-Pulang-Angga-6.jpg)