Liputan6.com, Warsawa - Sejumlah anggota Dewan Kota Tuszyn di Polandia mengeluarkan larangan terhadap Winnie the Pooh. Larangan ini terkait rencana kota tersebut untuk memasang maskot taman anak.
Sebelumnya ada usulan untuk menjadikan Winnie the Pooh sebagai maskot, namun sejumlah anggota dewan melarangnya dengan alasan tak layak untuk anak-anak.
Menurut legislator Ryszard Cichy, larangan itu dilontarkan lantaran kelamin Winnie the Pooh tak jelas. Apalagi tokoh kartun tersebut tampil dengan tanpa mengenakan celana.
"Tokoh kartun ini setengah telanjang yang jelas tidak pantas untuk anak-anak," ujar Ryszard, seperti Liputan6.com kutip dari Daily Mail, Minggu (23/11/2014).
"Kita berpakaian dari kepala sampai kaki, tidak seperti Pooh yang pakaiannya dari pinggang ke atas," imbuh dia.
Sementara, anggota dewan lainnya, Hanna Jachimska mengkritik penulis sekaligus pencipta tokoh Winnie the Pooh, Alan Alexander Milne. Menurut dia, sang kreator tak pernah berpikir karyanya itu bakal "mengganggu".
"Ini jelas sangat mengganggu. Bayangkan tokoh itu, kelaminnya seolah-olah dipotong," kata Hanna.
Winnie the Pooh, tokoh fiksi dalam kartun yang dicintai, punya "otak yang kecil", gemar makan madu, dan bersahabat dengan seekor babi bernama Piglet.
Sebelumnya pemerintah China menghapus foto dan komentar ilustrasi Winnie the Pooh dan temannya, Tiger lantaran disebut mirip dengan foto Presiden Xi Jinping bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (Riz/Nan)
Tak Pakai Celana, Winnie the Pooh Dilarang Legislator Polandia
Sejumlah anggota dewan melarang kartun Winnie the Pooh dengan alasan tak layak untuk anak-anak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/770355/original/031850000_1416685349-imagenes-de-winnie-pooh-16.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375974/original/091703800_1792287626-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370036/original/020174300_1791545451-WhatsApp_Image_2026-10-09_at_18.13.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526647/original/078160700_1773129182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4922913/original/081787900_1724128219-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292544/original/017588400_1783605639-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332276/original/070469600_1787645329-matteophotopro2020-pizza-5275191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216048/original/084255000_1526474163-000_DV140637.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672408/original/048956900_1782711900-kMLy8hDmcXr26j2bcJi5eKz7K44cd6jeQQWjriGc.jpg)