Sementara itu, ribuan warga Syiah turun ke jalan-jalan kawasan Kazimiyah, Baghdad. Mereka menyatakan dukungan terhadap konstitusi baru dan menentang Partai Baath serta pasukan pendudukan Amerika Serikat. Kaum Syiah juga mendesak Liga Arab untuk menentukan sikap terhadap pemimpin Al-Qaidah Abu Musab al Zarqawi serta loyalis mantan Presiden Irak Saddam Hussain.
Aksi serupa dilakukan kaum Sunni. Mereka memanfaatkan salat Jumat untuk menggalang dukungan. Namun jemaah tak menggubris desakan ulama Sunni. Aksi ini digelar karena warga Sunni khawatir undang-undang baru akan memberi kekuasaan besar kepada warga Syiah yang menjadi mayoritas di Irak. Mereka menilai draf konstitusi berpotensi memecah Irak akibat memperebutkan lahan minyak [baca: Sehari Menjelang Referendum Konstitusi di Irak].
Sementara itu, mantan Perdana Menteri Irak Iyad Allawi mengingatkan rakyat untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di Irak. Sebab jika tidak, diperkirakan Negeri 1001 Malam itu akan kembali pada keadaan tak stabil secara politis yang imbasnya akan menunda penarikan mundur pasukan AS.(TOZ/Yes)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/447190/original/151005alnirak.jpg)