Jepang Berniat Mengeksplorasi Gas di Daerah Sengketa

Sengketa wilayah di Laut Cina Timur antara Cina dan Jepang semakin runcing. Pemerintah Jepang menetapkan rencananya untuk mengeksplorasi gas di wilayah sengketa tersebut.

Diterbitkan 14 April 2005, 06:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Tokyo: Sengketa wilayah di Laut Cina Timur antara Cina dan Jepang semakin runcing. Pemerintah Jepang menetapkan rencana mengeksplorasi gas di wilayah sengketa tersebut. Demikian dikatakan Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hiroyuki Hosoda di Tokyo, Rabu (13/4).

Menurut Hiroyuki, pemerintah Jepang telah memberikan hak kepada sejumlah perusahaan untuk mengeksplorasi gas alam di Laut Cina Timur. Bahkan, dua perusahaan minyak terkemuka Jepang, Japan Petroleum Exploration Corporation Limited dan Teikoku Oil Company Limited, telah siap untuk memulai eksplorasi gas di wilayah itu.

Jepang dan Cina menjadi konsumen minyak kedua dan ketiga terbesar dunia. Perseteruan keduanya diawali sejak Cina mulai mengeksplorasi gas alam di dekat Laut Cina Timur. Wilayah itu diklaim Jepang sebagai zona ekonomi eksklusifnya. Sampai saat ini, kedua negara tak pernah menyepakati garis batas wilayah masing-masing di perairan tersebut.

Pada 1 April silam, Jepang menuntut Cina menghentikan eksplorasi. Kini, kendati belum memperoleh jawaban dari Cina, Jepang telah mengumumkan rencana untuk mengeksplorasi minyak di zona yang sama. Perebutan ladang minyak dan gas tersebut dikhawatirkan akan mempertajam ketegangan di antara kedua negara. Cina mengecam langkah Tokyo menghapus kekejaman yang dilakukan tentara Negeri Matahari Terbit selama Perang Dunia II dari buku sejarah. Masalah itu, bahkan telah memicu berbagai demonstrasi anti-Jepang di Cina, akhir-akhir ini.

Oktober tahun silam, pemerintah Cina mengatakan, pembicaraan tingkat tinggi dengan Jepang soal saling klaim cadangan gas di Laut Cina Timur mengalami kemajuan. Pembicaraan bilateral selama sembilan jam tersebut menyepakati bahwa pemerintah Cina dapat terus melakukan pengeboran gas selama masih berada dalam batas wilayah negara itu. Meski demikian, Jepang dan Cina masih belum menemukan pemecahan soal perselisihan atas cadangan gas alam yang terletak di perbatasan kedua negara [baca: Cina Dibolehkan Mengebor Gas Laut Cina Timur].(ZIZ/Dibyo)