Telinga Berdenging Setelah Pakai Headset? Bisa Jadi Tanda Gangguan Pendengaran

Telinga berdenging usai memakai headset bisa jadi tanda ada gangguan pendengaran. Segera cek agar tak berujung gangguan pendengaran permanen.

Diterbitkan 25 Maret 2026, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan headset terlalu lama dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Terutama jika digunakan dalam durasi lama dengan volume suara yang tinggi.

"Menurut berbagai penelitian, paparan suara di atas 85 desibel dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran. Volume maksimal pada beberapa perangkat audio bahkan bisa mencapai lebih dari 100 desibel, terutama jika digunakan dengan headset tertutup (in-ear)," kata dr Muhammad Ade Rahman, Sp.THT-BKL.

Rahman menyebut telinga manusia memiliki struktur yang sangat sensitif, terutama bagian koklea di telinga dalam yang berisi sel-sel rambut halus.

Sel-sel rambut ini berfungsi mengubah getaran suara menjadi sinyal listrik yang kemudian diteruskan ke otak. Paparan suara dengan intensitas tinggi dalam waktu lama dapat merusak sel-sel rambut tersebut.

"Sayangnya, sel rambut di telinga tidak dapat beregenerasi. Artinya, jika sudah rusak, gangguan pendengaran bisa bersifat permanen," ungkap Rahman dicuplik dari laman Rumah Sakit Hermina.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan gangguan pendengaran akibat kebisingan biasanya tidak langsung terasa. Namun, beberapa tanda awal yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Pendengaran terasa berkurang setelah memakai headset
  • Sulit mendengar percakapan dalam suasana ramai
  • Perlu menaikkan volume lebih tinggi dari biasanya

-Jika gejala ini muncul berulang, Rahman menyarankan segera memeriksakan diri ke dokter THT untuk evaluasi lebih lanjut.

"Jika Anda mengalami keluhan seperti telinga berdenging atau penurunan pendengaran, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis THT. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan yang lebih berat di kemudian hari," terang Rahman.

Pakai Headset Lama dan Volume Kencang, Awas Pendengaran Terganggu

Seseorang lebih rentan mengalami gangguan pendengaran akibat headset, antara lain karena:

1. Volume terlalu tinggi (lebih dari 60 persen volume maksimal).

2. Durasi penggunaan lebih dari 1–2 jam tanpa jeda.

3. Penggunaan headset tipe in-ear yang langsung masuk ke liang telinga.

4. Kebiasaan mendengarkan musik di lingkungan bising sehingga volume dinaikkan lebih keras.

5. Tidak memberi waktu istirahat bagi telinga.

6. Semakin tinggi volume dan semakin lama durasi pemakaian, semakin besar risiko kerusakan.