Hiswana Migas Sulbar Usulkan Penyediaan Pangkalan Khusus LPG Subsidi bagi Penyandang Disabilitas

Keberadaan pangkalan khusus LPG subsidi akan memudahkan akses penyandang disabilitas terhadap energi bersubsidi yang adil dan manusiawi.

Diterbitkan 21 Juli 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Sulawesi Barat (Hiswana Migas Sulbar) mengusulkan penyediaan pangkalan khusus LPG subsidi bagi penyandang disabilitas.

Usulan ini disampaikan Ketua DPC VII Hiswana Migas, H. Rukmana Salim, dalam kunjungan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulbar, Kamis 17 Juli 2025.

Menurut Rukmana, keberadaan pangkalan tersebut akan memudahkan akses kelompok rentan terhadap energi bersubsidi secara adil dan manusiawi.

Dia juga menyampaikan usulan lain terkait penambahan kuota LPG subsidi tabung 3 kilogram untuk wilayah Sulawesi Barat. Usulan ini diajukan menyusul adanya penurunan alokasi kuota LPG 3 kg di beberapa kabupaten pada tahun 2025.

"Berdasarkan data alokasi tahun ini, terjadi penurunan kuota di Kabupaten Majene, Polewali Mandar, Mamuju, dan Mamuju Tengah. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat," kata Rukmana mengutip laman resmi Pemerintah Provinsi Sulbar, berita.sulbarprov.go.id, Sabtu (19/7/2025).

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menjelaskan bahwa kewenangan pemerintah provinsi terbatas pada menyampaikan usulan kuota LPG dari kabupaten/kota kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM.

"Pemprov hanya meneruskan usulan dari kabupaten/kota ke pemerintah pusat melalui Direktorat Migas. Namun, kami akan memastikan proses tersebut berjalan sesuai mekanisme dan tetap mengawal aspirasi masyarakat," tegas Chandra .

 

Respons Soal Usulan Pangkalan Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Sedangkan, terkait usulan pangkalan khusus untuk penyandang disabilitas, Chandra menyatakan dukungannya.

Ia menilai bahwa langkah tersebut bisa direalisasikan sepanjang sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami mendukung gagasan tersebut dan mendorong agar Hiswana Migas terus menjalin komunikasi dengan Direktorat Migas untuk menyampaikan dan memperkuat usulan ini," ujarnya.

 

Upaya Menyediakan Energi Bersubsidi yang Lebih Merata

Chandra berharap, pertemuan ini dapat menjadi langkah penguatan sinergi antara pelaku usaha sektor energi dan pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan serta pemerataan akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Barat.

“Upaya ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), yakni mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Penyediaan energi bersubsidi yang lebih merata, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah Sulbar. Khususnya dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan dan penguatan kesejahteraan sosial di provinsi ini.