Liputan6.com, Jakarta - Memiliki tetangga penyandang disabilitas netra mengilhami Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Nurhuda Wijaya, untuk mengembangkan tongkat pintar.
Nurhuda bercerita, tetangganya itu mengalami kesulitan, sempat hampir terbentur papan nama karena memiliki keterbatasan alat bantu untuk mengenali daerah yang dilalui.
“Inspirasi awal saya berasal dari tetangga yang tunanetra. Selama ini beliau hanya menggunakan tongkat biasa dan meraba-raba rintangan secara manual,” ungkapnya mengutip muhammadiyah.or.id, Rabu (9/7/2025).
Advertisement
Berangkat dari cerita itu, Nurhuda pun berinovasi dengan menciptakan tongkat penunjuk jalan yang dilengkapi sensor api, sensor lubang, dan sensor jarak berbasis teknologi ultrasonik. Tak hanya itu, tongkat ini juga dilengkapi roda dan lampu.
Fitur utama dari tongkat pintar ini adalah sistem Global Positioning System (GPS) dan tombol darurat. Jika pengguna tersesat atau berada dalam situasi darurat, cukup menekan tombol tersebut. Secara otomatis, tongkat pintar akan mengirimkan lokasi terkini ke nomor kontak keluarga yang telah ditentukan sebelumnya.
“Setiap jenis rintangan akan menghasilkan suara peringatan yang berbeda. Jadi pengguna dapat membedakan apakah di depannya ada lubang, api, atau penghalang lainnya,” jelas Nurhuda Wijaya.
Libatkan SLB untuk Uji Coba
Tongkat ini menggunakan baterai isi ulang serupa powerbank, sehingga dapat digunakan dalam kondisi siang maupun malam. Saat ini, produk tersebut belum tersedia di pasaran.
Meski begitu, Nurhuda menyatakan pihaknya siap menjalin kemitraan dengan industri untuk memproduksinya secara massal.
Dalam proses pengembangan, Nurhuda melibatkan tim dosen dan mahasiswa lintas disiplin, serta menggandeng beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai mitra uji coba.
Setelah diuji coba kepada tiga penyandang disabilitas netra di salah satu SLB mitra, hasilnya sangat positif. Para pengguna merasa terbantu, bahkan pihak SLB secara langsung meminta alat tersebut untuk digunakan dalam kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari.
Advertisement
Sudah Dapatkan Hak Paten
Saat ini, tongkat ciptaannya telah mendapatkan hak paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada 2024.
Ke depan, ia berharap tongkat ini dapat diproduksi massal sehingga bisa menjangkau seluruh penyandang disabilitas netra di Indonesia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2984057/original/044115000_1575280009-Infografis_Akses_dan_Fasilitas_Umum_Ramah_Penyandang_Disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277278/original/032875400_1752028504-Screenshot_2025-07-09_093304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782310/original/007849800_1782882803-selly.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8527115/original/025368300_1782457926-Raperda_disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460317/original/093831200_1767244905-akses_pks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675019/original/069826800_1782717168-gabriel.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8343931/original/025487100_1782216594-Arief__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528998/original/044771700_1782460758-mandiri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393796/original/064028000_1761614138-Pesantren_Rauhul_Mudi_Al_Aziziyah_Aceh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464541/original/094182000_1782365325-transformasi_digital.jpg)