Sukses

California Perluas Akses Vaksin COVID-19 untuk Penyandang Disabilitas

Liputan6.com, Jakarta Warga California di bawah 65 tahun dengan disabilitas atau kondisi kesehatan yang parah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19 mulai 15 Maret, menurut pejabat negara setempat.

Hal ini merupakan respons atas kemarahan publik karena peluncuran vaksin negara bagian yang lambat. Padahal California telah mengirimkan vaksin dalam beberapa tingkatan, dengan lebih memprioritaskan orang-orang dengan kondisi medis berisiko tinggi daripada orang dewasa yang sehat dan pemberian vaksin juga didasarkan pada tingkatan usia.

Sekarang, California bergabung dengan beberapa negara bagian yang menawarkan kelayakan untuk orang dewasa dengan gangguan intelektual, gangguan perkembangan, dan semacamnya.

Penyesuaian perluasan vaksinasi Covid-19 diberikan pada orang berusia di atas 16 tahun yang lemah atau imunokompromais oleh kanker atau transplantasi organ. Ini juga akan mencakup mereka yang sedang hamil atau menderita penyakit paru kronis, down syndrom, penyakit sel sabit, kondisi jantung, obesitas parah, diabetes mellitus tipe 2, penyakit ginjal kronis tahap 4 atau lebih tinggi, dan mereka yang menjalani perawatan berkelanjutan dengan kemungkinan besar terancam Covid-19.

“Saya ingin komunitas disabilitas tahu, kami telah mendengar Anda, dan kami akan melakukan lebih banyak dan lebih baik lagi untuk menyediakan akses, bahkan dengan kelangkaan vaksin”, kata Gubernur Newsom, ketika mengunjungi pusat vaksinasi massal di San Francisco's Moscone Center kepada nytimes.com.

 

 

 

Penulis: Rissa Sugiarti

2 dari 3 halaman

Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini: