Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa dramatis terjadi di pasar kripto setelah empat alamat blockchain yang diduga terhubung ke satu entitas mengalami kerugian besar hingga USD 3,02 juta atau sekitar Rp 51,55 miliar (estimasi kurs Rp 17.070 per dolar AS). Kerugian ini terjadi akibat likuidasi posisi long besar pada token FARTCOIN.
Kejadian ini terdeteksi oleh platform analitik blockchain Onchain Lens, yang menyoroti adanya aktivitas tidak biasa di pasar.
DIkutip dari Coinmarketcap, Kamis (9/4/2026), berdasarkan analisis data on-chain, keempat alamat tersebut diketahui mengakumulasi posisi long FARTCOIN senilai USD 33,3 juta hanya dalam waktu empat jam. Namun, perubahan kondisi pasar memicu likuidasi otomatis, sehingga seluruh posisi tersebut ditutup dengan kerugian besar.
Advertisement
Aktivitas ini dinilai mencurigakan karena skalanya yang besar dan waktu eksekusi yang sangat singkat. Selain itu, pola transaksi yang terkoordinasi menunjukkan adanya strategi tertentu, bukan sekadar aktivitas perdagangan biasa.
Dalam kondisi normal, posisi besar seperti ini memerlukan manajemen risiko yang ketat. Namun, dalam kasus ini, posisi tersebut diduga tidak memiliki perlindungan yang cukup terhadap volatilitas harga.
Akibatnya, saat harga FARTCOIN bergerak berlawanan, sistem otomatis langsung melakukan likuidasi untuk mencegah risiko gagal bayar pada platform pinjaman kripto.
Â
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Â
Manipulasi Pasar Kripto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
Platform Onchain Lens bahkan menyebut aktivitas tersebut sebagai indikasi upaya manipulasi harga.
Dalam praktiknya, manipulasi pasar kripto biasanya memiliki pola tertentu. Salah satunya adalah menciptakan permintaan semu melalui pembelian dalam jumlah besar. Selain itu, penggunaan banyak alamat bertujuan menyamarkan sumber transaksi.
Akumulasi posisi dalam waktu singkat juga dapat memicu respons algoritma perdagangan dari pelaku pasar lain.
Kasus ini juga menjadi perhatian regulator global seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC), yang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan pengawasan terhadap praktik manipulasi di pasar kripto.
Secara teknis, posisi yang diambil menggunakan leverage 5 hingga 10 kali lipat. Hal ini meningkatkan potensi keuntungan, namun juga memperbesar risiko kerugian.
Bahkan, penurunan harga sekitar 8–12 persen saja sudah cukup untuk memicu likuidasi otomatis.
Kombinasi leverage tinggi dan konsentrasi posisi membuat pasar rentan terhadap efek domino likuidasi.
Â
Advertisement
Peristiwa Sebelumnya
Peristiwa likuidasi besar bukan hal baru di pasar kripto. Pada 2021, pasar mencatat likuidasi lebih dari USD 2 miliar dalam satu hari saat terjadi flash crash Bitcoin. Sementara pada 2022, runtuhnya Terra/Luna memicu kerugian hingga USD 45 miliar.
Meski skalanya lebih kecil, kasus FARTCOIN mencerminkan pola yang sama, yaitu penggunaan leverage tinggi dan konsentrasi posisi yang berlebihan.
Dampak dari kejadian seperti ini tidak hanya terbatas pada kerugian finansial. Kepercayaan investor terhadap aset kripto kecil juga dapat menurun, sementara platform perdagangan menghadapi tekanan untuk meningkatkan sistem pengawasan.
Di sisi lain, berbagai solusi teknologi mulai dikembangkan, termasuk sistem deteksi manipulasi, peningkatan akurasi harga, hingga mekanisme penghentian sementara (circuit breaker) saat volatilitas ekstrem.
Para ahli menekankan pentingnya manajemen risiko bagi investor, seperti diversifikasi aset, memahami mekanisme likuidasi, serta memantau data on-chain.
Langkah ini dinilai penting untuk menghindari kerugian besar akibat pergerakan pasar yang ekstrem seperti dalam kasus FARTCOIN.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550878/original/068435800_1775710919-Gemini_Generated_Image_39m1m439m1m439m1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293739/original/055887700_1783747450-Gemini_Generated_Image_9o45u59o45u59o45.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293734/original/005970600_1783746905-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_14_23_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293629/original/086668300_1783740856-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__10_34_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028269/original/045486400_1732871838-fotor-ai-2024112916171.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1020309/original/005939600_1444809154-1.jpg)