Bitmine Beli 67.111 Ethereum, Segini Nilainya

Bitmine Immersion membeli ethereum (ETH) melalui dua alamat pada Selasa, 24 Maret 2026.

Diterbitkan 25 Maret 2026, 16:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bitmine Immersion Technologies, perusahaan perbendaharaan Ethereum (ETH) yang dipimpin oleh Tom Lee dari Fundstrat dilaporkan menambah ether senilai USD 145 juta atau Rp 2,45 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920) pada Selasa, 24 Maret 2026. Langkah Bitmine tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengurangi akumulasinya.

Mengutip the block, Rabu (25/3/2026), penyedia analitik onchain Lookonchain, mengutip data Arkham melaporkan Bitmine membeli 67.111 ETH senilai USD 144,8 juta atau Rp 2,44 triliun dari Kraken pada Selasa melalui dua alamat. Platform analitik lain, EmberCN juga menandai transaksi itu.

Pembelian yang dilaporkan hari ini menambah kepemilikan Bitmine sebesar 4,66 juta ETH atau USD 10 miliar (Rp 169,19 triliun) yang tercatat pada 22 Maret 2026, mewakili sekitar 3,86% dari pasokan Ethereum yang beredar saat ini.

Perseroan mengatakan dalam pengungkapan pada Senin pekan ini telah mengakuisisi 65.341 ETH sejak pembaruan sebelumnya pada 16 Maret 2026.

"Bitmine telah mempertahankan peningkatan laju pembelian ETH dalam tiga minggu terakhir, karena skenario dasar kami adalah ETH berada pada tahap akhir musim dingin kripto mini,” ujar Chairman Bitmine, Tom Lee.

Bitmine tetap menjadi pemegang treasury ether terbesar yang diketahui diikuti oleh SharpLink Gaming sekitar 863.021 ETH dan The Ether Machine sekitar 496.712 ETH, berdasarkan data StrategicETHReserve.

Pada Selasa, Ethereum naik 1% selama 24 jam terakhir menjadi USD 2.154, berdasarkan data the block. Harga Ethereum merosot lebih dari 55% dari rekor tertinggi sekitar USD 4.900 yang dicapai pada Agustus 2025.

Saham Bitmine turun 2,21% pada Selasa, 24 Maret 2026 dan ditutup ke USD 20,8 sebelum pulih 1,88% dalam perdagangan setelah jam kerja. Adapun saham Bitmine telah turun hampir 60% selama enam bulan terakhir.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

BitMine Beli 20.000 Ethereum saat Harga Jatuh

Sebelumnya, pemegang Ethereum (ETH) terbesar, BitMine memanfaatkan volatilitas harga aset digital baru-baru ini untuk memperluas kepemilikannya.

Mengutip Yahoo Finance, Senin (9/2/2025), pada 7 Februari, platform analisis blockchain Lookonchain melaporkan transaksi BitMine yang mengakuisisi sekitar 20.000 ETH. Nilai pembelian itu sebesar USD 41,98 juta atau Rp 708,01 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.870).

Hal yang perlu diperhatikan yakni pembelian terbaru tersebut membawa perusahaan tersebut jauh lebih dekat ke tujuan jangka panjangnya untuk mengendalikan lima persen dari total pasokan Ethereum yang beredar.

Berdasarkan data dari Strategic ETH Reserve menunjukkan BitMine telah mencapai lebih dari 70% dari tujuan itu dengan kepemilikan mencapai 4,29 juta ETH.

Pembelian Ethereum terbaru oleh BitMine juga dilakukan saat pasar sangat rapuh. Selama 30 hari terakhir, harga Ethereum merosot 31%. Pada pekan lalu, Ethereum diperdagangkan di level terendah USD 1.824, level terendah sejak Mei 2025.Namun demikian, BitMine tetap berkomitmen pada token kripto tersebut. Chairman BitMine Tom Lee menilai, Ethereum adalah masa depan keuangan. Ia menepis kekhawatiran mengenai kerugian yang belum terealisasi yang semakin dalam.

Dalam pernyataan baru-baru ini, Lee berpendapat bahwa volatilitas saat ini adalah "fitur, bukan kesalahan." Menurutnya, Ethereum telah melewati penurunan nilai sebesar 60% atau lebih buruk pada tujuh kesempatan sejak 2018.

Jadi, terlepas dari citra "Musim Dingin Kripto" yang diperburuk oleh pencalonan Kevin Warsh ke Federal Reserve dan ketegangan geopolitik setelah insiden Greenland, penggunaan fundamental jaringan Ethereum tetap kuat.

Selain itu, BitMine telah berkembang melampaui strategi perbendaharaan "beli dan tahan" sederhana.

 

Manfaatkan Aset Besar

Untuk mengungguli siklus dan mengurangi dampak penurunan harga spot, perusahaan ini beralih ke apa yang mereka sebut sebagai "akuisisi yang menguntungkan" dan penempatan modal berisiko tinggi.

Ini termasuk alokasi "moonshot" yang dipublikasikan ke token berkapitalisasi kecil seperti Orbs dan investasi di media seperti Mr Beast.

Selain itu, BitMine terus memanfaatkan asetnya yang besar untuk menghasilkan keuntungan, dengan mempertaruhkan hampir 3 juta ETH.

Upaya-upaya ini dirancang untuk mengimbangi tekanan berat dari lingkungan makro yang telah berubah menjadi sangat menghindari risiko.