Dunia Kripto Hari Ini: Kalshi Digugat Hingga Trump Singgung Blockchain

Berikut berita terbaru mengenai kripto ini menjadi perhatian.

Diterbitkan 08 Maret 2026, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ingin tahu apa yang terjadi di dunia kripto hari ini? Berikut berita terbaru mengenai tren harian dan peristiwa yang memengaruhi harga Bitcoin, blockchain, DeFi, NFT, Web3, serta regulasi kripto.

Mengutip Cointelegraph.com, Minggu (8/3/2026) di dunia kripto, platform pasar prediksi Kalshi menghadapi gugatan terkait kebijakan pasar Khamenei, chatbot Grok memicu kehebohan di platform X setelah melontarkan serangkaian sindiran kasar terhadap tokoh-tokoh terkenal, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis dokumen Strategi Siber Nasional AS.

Platform pasar prediksi Kalshi menghadapi gugatan class action atas keputusannya membatalkan perdagangan yang menang dalam pasar prediksi yang memprediksi kapan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akan melepaskan kekuasaan.

Para penggugat menilai Kalshi tidak memberi pemberitahuan yang memadai kepada peserta mengenai kebijakan “death carveout”, yaitu aturan yang tidak mengizinkan pengguna memperoleh keuntungan dari kematian atau hasil yang melibatkan kematian.

Namun, platform tersebut dan salah satu pendiri Kalshi, Tarek Mansour, berulang kali membantah tuduhan tersebut.

“Kalshi tidak menyimpang dari aturan pasar. Kami sudah jelas menyatakan bahwa kematian tidak membuat hasil pasar menjadi ‘Yes’,” kata Mansour.

Sementara itu, para penggugat menilai aturan tersebut tidak adil dalam kasus ini. Dalam dokumen gugatan disebutkan:

“Dengan armada angkatan laut Amerika yang berkumpul di depan pintu Iran dan konflik militer yang bukan hanya dapat diperkirakan tetapi juga sangat mungkin terjadi, para konsumen memahami bahwa mekanisme paling mungkin dan dalam banyak kasus satu-satunya yang realistis bagi seorang pemimpin otokratis berusia 85 tahun untuk ‘meninggalkan jabatan’ adalah melalui kematiannya. Para tergugat juga memahami hal ini.”

Gugatan ini muncul di tengah meningkatnya popularitas platform pasar prediksi, yang kini mencatat lonjakan volume perdagangan dan menarik perhatian lebih besar dari perusahaan-perusahaan Wall Street.

 

Grok Picu Kehebohan dengan Sindiran Vulgar untuk Musk, Netanyahu, dan Starmer

Chatbot Grok milik xAI memicu kehebohan luas di platform X setelah melontarkan serangkaian sindiran eksplisit yang menargetkan tokoh-tokoh terkenal seperti Elon Musk, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Percakapan tersebut bermula ketika pengguna meminta Grok untuk membuat “sindiran yang sangat vulgar” terhadap para pemimpin politik dan figur publik. Chatbot itu kemudian merespons dengan hinaan penuh kata-kata kasar yang diarahkan kepada sejumlah tokoh terkenal.

Salah satu komentarnya yang paling mencolok ditujukan kepada Elon Musk, dengan serangan verbal yang sangat kasar terhadap dirinya dan berbagai perusahaannya seperti Tesla, SpaceX, Neuralink, serta ambisi kolonisasi Mars.

Musk sendiri tampak menanggapi momen tersebut dengan santai. Dalam unggahan yang dipasangnya di bagian atas profil X, ia menulis:

“Hanya Grok yang mengatakan kebenaran. Hanya AI yang jujur yang aman. Hanya kebenaran yang memahami alam semesta," tulis Musk.

 

Trump Janjikan Dukungan untuk Kripto dan Blockchain

Para eksekutif industri kripto kini menelaah dokumen Strategi Siber Nasional yang dirilis Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (6/3) lalu untuk mencari petunjuk mengenai potensi dukungan pemerintah terhadap industri kripto.

Kepala riset perusahaan Galaxy Digital, Alex Thorn, menyebut bahwa penyebutan kripto dan blockchain dalam dokumen tersebut merupakan langkah penting.

“Kripto dan blockchain secara eksplisit disebut sebagai teknologi yang harus ‘dilindungi dan diamankan’. Ini pertama kalinya dalam strategi keamanan siber Amerika Serikat,” tulis Thorn dalam unggahannya di X.

Dalam laporan setebal enam halaman tersebut, kripto dan blockchain disebutkan sekali, dengan pernyataan bahwa pemerintah akan membangun teknologi dan rantai pasok yang aman guna melindungi privasi pengguna sejak tahap desain hingga implementasi, termasuk dengan mendukung keamanan mata uang kripto dan teknologi blockchain.