Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin (BTC) dan aset kripto alternatif atau altcoin diperkirakan berpeluang mengalami kenaikan harga signifikan di 2026. Seiring dengan berbagai proyeksi tersebut, evaluasi kinerja pasar kripto sepanjang 2025 juga mulai bermunculan salah satunya datang dari Grayscale.
perusahaan manajemen aset kripto terbesar di dunia. Dikutip coinmarketcap, Rabu (31/12/2025), dari Dalam laporan terbarunya, Grayscale meninjau kinerja pasar kripto pada kuartal keempat 2025 dan menilai periode tersebut sebagai fase stagnasi.
Grayscale mencatat, pada kuartal keempat 2025, imbal hasil pasar kripto cenderung negatif, berbeda dengan kuartal ketiga 2025 yang sebelumnya mencatatkan keuntungan di hampir semua kategori aset.
Advertisement
Menariknya, Grayscale menyoroti bahwa altcoin yang berfokus pada privasi justru tampil menonjol sepanjang kuartal keempat. Berdasarkan evaluasi tersebut, Grayscale merilis daftar 20 altcoin dengan kinerja terbaik, yakni:
- Zcash (ZEC)
- Monero (XMR)
- Alchemist AI (ALCH)
- Just (JST)
- Dash (DASH)
- Hive (HIVE)
- Basic Attention Token (BAT)
- Beldex (BDX)
- Origin Trail (TRAC)
- Bitcoin Cash (BCH)
- Decred (DCR)
- Telcoin (TEL)
- Echelon Prime (PRIME)
- Golem (GLM)
- Chiliz (CHZ)
- Maker (SKY)
- ULTIMA
- Venice Token (VVV)
- Maple Finance (SYRUP)
- Uniswap (UNI)
Meski masuk dalam jajaran altcoin berkinerja tinggi, Grayscale menegaskan bahwa seluruh aset dalam daftar Top 20 tersebut memiliki volatilitas harga yang tinggi. Oleh karena itu, Grayscale mengingatkan investor agar lebih berhati-hati.
Menurut Grayscale, altcoin-altcoin tersebut tetap tergolong aset berisiko tinggi, sehingga strategi manajemen risiko menjadi hal penting bagi investor, terutama di tengah ketidakpastian arah pasar kripto ke depan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Kinerja Bitcoin Dibanding Emas dan Perak pada 2025, Siapa Paling Unggul?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
Sebelumnya diwartakan klaim bahwa Bitcoin mampu mengungguli emas dan perak dalam hal imbal hasil selama satu dekade terakhir kini dipertanyakan. Data terbaru justru menunjukkan hasil sebaliknya, terutama pada 2025, ketika kinerja Bitcoin tertinggal dari dua logam mulia tersebut.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi sentimen investor, seiring aset kripto menghadapi tantangan serius dari instrumen investasi tradisional yang dinilai lebih stabil.
Dikutip dari coinmarketcap, Selasa (30/12/2025), kinerja Bitcoin sepanjang 2025 menjadi sorotan setelah sejumlah laporan analis menunjukkan penurunan harga, sementara emas dan perak justru mencatat lonjakan signifikan.
Berbeda dengan narasi satu dekade terakhir, Bitcoin mengalami pelemahan di saat logam mulia menguat di tengah perubahan ekonomi global.
Meski harga Bitcoin turun, minat institusi besar belum sepenuhnya surut. BlackRock, misalnya, dilaporkan masih mencatat arus dana masuk yang signifikan.
Di sisi lain, bank sentral Rusia, India, dan Arab Saudi justru menambah kepemilikan emas dan perak, mencerminkan pergeseran strategi investasi berbasis komoditas.
Advertisement
Perhatian Investor Beralih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
Kinerja kuat emas dan perak menarik perhatian investor global dan memengaruhi dinamika pasar. Pelemahan Bitcoin dinilai mencerminkan ketidakpastian ekonomi yang lebih luas, sekaligus pergeseran minat investor ke aset berbasis komoditas.
Reli harga emas dan perak juga berdampak pada persepsi Bitcoin sebagai penyimpan nilai (store of value). Tren terbaru menegaskan bahwa logam mulia tradisional kembali dipandang sebagai aset andalan di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak.
Data jangka pendek menunjukkan volatilitas pasar kripto masih tinggi, kontras dengan stabilitas relatif yang ditawarkan emas dan perak. Tren penurunan Bitcoin turut mendorong minat baru terhadap aset yang dinilai lebih aman.
Diversifikasi Portofolio
Seiring berkembangnya kerangka regulasi untuk aset tradisional maupun digital, potensi pergeseran strategi keuangan semakin terlihat. Secara historis, kondisi inflasi yang meningkat kerap mendorong investor melakukan diversifikasi portofolio, dengan logam mulia menjadi pilihan utama dibanding aset digital.
“Bitcoin turun sekitar 8–9,6% sejak awal tahun hingga akhir Desember 2025, diperdagangkan di kisaran USD 87.498, atau turun sekitar 30% dari puncaknya di USD 126.000,” demikian kutipan laporan pasar terbaru.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332648/original/065010200_1756525458-Gemini_Generated_Image_arn0p4arn0p4arn0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6511439/original/050880700_1779370912-ChatGPT_Image_May_21__2026__08_41_38_PM.jpg)