Kripto Chainlink Berpotensi Turun ke USD 20 Sebelum Breakout Baru

Sejarah menunjukkan bahwa level USD 20 kerap menjadi titik support kuat bagi Chainlink. Jika harga turun ke level ini, bukan berarti tren langsung berubah bearish.

Diterbitkan 18 Agustus 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Chainlink (LINK) kembali gagal menembus level resistance di area tengah salurannya. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya koreksi jangka pendek menuju level support penting di USD 20 — zona yang sebelumnya terbukti kuat menahan penurunan harga.

Dikutip dari coinmarketcap, Senin (18/8/2025), setelah bergerak sideways selama beberapa pekan, upaya para bull untuk mendorong harga lebih tinggi terbentur resistance. Akibatnya, sentimen pasar kripto yang semula bullish kini berubah lebih berhati-hati. Banyak trader kini mengalihkan perhatian ke level support USD 20 sebagai titik krusial berikutnya.

Jika level tersebut tidak mampu bertahan, peluang penurunan lebih lanjut tetap terbuka. Namun, untuk saat ini, LINK terlihat masih berada dalam fase konsolidasi sambil menunggu momentum baru.

Untuk diketahui, Chainlink (LINK) adalah sebuah jaringan oracle terdesentralisasi yang berfungsi sebagai jembatan penting antara kontrak pintar di blockchain dengan data dunia nyata di luar rantai (off-chain).

Secara default, kontrak pintar tidak dapat mengakses data eksternal seperti harga pasar, hasil pertandingan olahraga, atau data cuaca. Chainlink mengatasi masalah ini dengan menggunakan jaringan node operator yang aman dan independen untuk mengumpulkan, memverifikasi, dan mengirimkan data dari berbagai sumber tepercaya ke dalam blockchain.

 

 

USD 20 Jadi Penentu Arah Harga

Sejarah menunjukkan bahwa level USD 20 kerap menjadi titik support kuat bagi Chainlink. Jika harga turun ke level ini, bukan berarti tren langsung berubah bearish. Justru, zona tersebut bisa menjadi peluang akumulasi baru bila bull mampu mempertahankannya.

Trader akan mencermati indikator seperti volume, RSI, dan sentimen pasar yang lebih luas saat LINK mendekati area support ini. Bila support USD 20 berhasil bertahan, ada peluang harga kembali mencoba menembus resistance dan menuju area USD 25 atau lebih tinggi.

Sebaliknya, jika tekanan jual semakin dominan, pemulihan harga bisa tertunda dalam jangka pendek.

 

Prospek Masih Positif Jika Support Bertahan

Meskipun sempat tertahan, prospek Chainlink secara umum tetap positif. Proyek ini terus berkembang dengan adopsi oracle terdesentralisasi dan integrasi di ekosistem DeFi yang semakin meluas.

Apabila $20 kembali terbukti sebagai support yang kokoh, ditambah kondisi pasar kripto yang stabil, LINK berpotensi melanjutkan tren kenaikan dan mencatat breakout baru dalam beberapa minggu mendatang.

Bagi investor, kesabaran serta manajemen risiko akan menjadi kunci untuk memanfaatkan peluang di sekitar level harga ini.