Pertama di Timur Tengah, Dubai UEA Luncurkan Proyek Real Estat Tokenisasi Berlisensi

Dikenal sebagai destinasi bagi para pengusaha kripto, Uni Emirat Arab memposisikan dirinya sebagai pusat kripto.

Diterbitkan 27 Mei 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kota Dubai di Uni Emirat Arab telah meluncurkan proyek real estat tokenisasi berlisensi pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

Langkah tersebut menandai peningkatan lada minat terhadap tokenisasi di salah satu pusat kripto yang sedang berkembang pesat di dunia.

Mengutip Cointelegraph, Selasa (27/5/2025) pengumuman dari pemerintah Dubai mengungkapkan bahwa mitra dalam proyek ini meliputi Departemen Pertanahan Dubai (DLD), Bank Sentral Uni Emirat Arab, dan Dubai Future Foundation.

Token tersebut akan dapat diperdagangkan di platform “Prypco Mint” yang baru diluncurkan, dengan Zand Digital Bank ditunjuk sebagai bank untuk fase percontohan proyek tersebut.

Sebelumnya, pada 19 Mei 2025 Otoritas Pengatur Aset Virtual (VARA) Dubai memperbarui aturannya untuk menyertakan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang memungkinkan token tersebut diperdagangkan di pasar sekunder.

Proyek ini akan memungkinkan investor individu untuk membeli saham tokenisasi di “properti siap miliki di Dubai,” dengan investasi mulai dari 2.000 dirham Emirat.

Selama fase uji coba, semua transaksi akan dilakukan dalam dirham (AED), tanpa mata uang kripto yang digunakan.

Meskipun program uji coba akan dibatasi bagi mereka yang memiliki Kartu Penduduk UEA, ada rencana untuk memperluasnya secara global.

Dikenal sebagai destinasi bagi para pengusaha kripto, Uni Emirat Arab memposisikan dirinya sebagai pusat kripto. Pada bulan Mei, Dubai bermitra dengan Crypto.com untuk membantu memfasilitasi pembayaran kripto untuk layanan pemerintah.

 

Pasar Tokenisasi Real Estat Diyakini Akan Terus Melejit

Menurut Custom Market Insights, pasar tokenisasi real estat global diperkirakan akan mencapai kapitalisasi pasar $19,4 miliar pada tahun 2033, tumbuh pada tingkat tahunan gabungan sebesar 21%. Ketiga jenis real estat — perumahan, komersial, dan industri — akan berperan.

Beberapa perusahaan yang mengkhususkan diri dalam tokenisasi real estat termasuk RealT dan Metlabs.

Namun, banyak perusahaan lain yang mengalami kesulitan dalam upaya mereka, sebagian besar karena rumitnya persyaratan regulasi.

 

Donald Trump Buka Layanan Pembelian Properti Pakai Kripto di Dubai

Perusahaan milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Trump Organization akan mulai menerima pembayaran kripto untuk penjualan properti di menara mewahnya di Dubai.

Melansir Cryptonews, langkah tersebut menandai ekspansi Trump Organization ke aset digital dan pasar real estat kelas atas di kawasan Teluk Arab.

Trump International Hotel and Tower di Dubai, yang diresmikan awal tahun ini, merupakan yang terbaru dalam kemitraan keluarga tersebut dengan Damac Properties yang berbasis di UEA.

Proyek ini akan menampilkan hotel bermerek, hunian mewah, clubhouse pribadi, dan kolam renang tertinggi di dunia.

Proyek tersebut diperkirakan akan rampung dalam waktu lima tahun.