Sukses

6 Dampak Buruk pada Tubuh Anda Jika Terlalu Banyak Menatap Layar Ponsel

Liputan6.com, Jakarta Kita semua harus mengakui bahwa kita menghabiskan sebagian besar hari kita untuk ponsel. Ketika dunia menjadi semakin bergantung pada teknologi, hidup kita juga mulai berputar di sekitar layar ponsel kita

Meskipun ada banyak cara di mana ponsel telah membuat hidup kita jauh lebih mudah, ada banyak efek negatif yang dapat ditimbulkan lantaran menatap layar ponsel yang berlebihan pada tubuh dan pikiran kita.

Ya, rupanya ada beberapa dampak buruk yang mungkin saja dapat Anda alami jika terlalu sering menatap layar ponsel. Dilansir dari Brightside, berikut ulasannya.

1. Anda bisa mengalami masalah pencernaan

Salah satu efek paling umum dari menatap layar ponsel secara berlebihan adalah masalah pencernaan. Menurut penelitian, saluran pencernaan dan otak kita berkomunikasi satu sama lain melalui "poros otak-usus." 

Sumbu ini difasilitasi oleh sel-sel dalam tubuh kita, itulah sebabnya setiap kali kita mengalami lebih sedikit aktivitas fisik dan tetap menatap layar ponsel kita, koneksi otak-usus ini terpengaruh. Hasilnya adalah kram, sembelit, sakit perut, dan masalah pencernaan lainnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

2. Dapat membuat gigi Anda kurang sehat

Semakin banyak waktu yang kita habiskan di layar ponsel, semakin tidak sehat gigi kita. Ini karena terpaku pada layar sebagian besar waktu menghasilkan peningkatan rasa ingin ngemil, dan mengunyah makanan tidak sehat, seperti soda, camilan manis, dan keripik yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut Anda. Lagi pula, jika tangan kita tidak sibuk, tanpa sadar kita mulai mengemil dan bisa merusak gigi.

3. Penilaian emosional Anda bisa melemah

Tidak hanya lebih banyak waktu di depan layar membuat kita kurang bersosialisasi, karena kita tidak berinteraksi langsung dengan orang lain, tetapi isolasi dari orang lain ini juga dapat merusak penilaian emosional kita. Hal ini terutama berlaku dengan anak-anak yang kehilangan interaksi kehidupan nyata, dan mereka dapat mengembangkan kecenderungan anti-sosial. 

Satu kekhawatiran besar adalah bagaimana hal ini dapat mengekspos mereka ke media kekerasan dan membuat mereka tidak peka. Penilaian emosional kita berubah secara permanen dari lebih banyak waktu layar.

3 dari 3 halaman

4. Dapat menurunkan citra diri Anda

Tidak mengherankan bahwa citra diri kita dapat terpukul ketika kita menghabiskan terlalu banyak waktu online. Kurangnya interaksi dengan orang lain secara signifikan dapat mengurangi kepercayaan diri seseorang. 

Dan ketika Anda menghabiskan begitu banyak waktu di situs media sosial untuk mengkhawatirkan kehadiran online Anda, itu dapat menimbulkan kecemasan tentang citra diri Anda. Untuk anak-anak, ini dapat menyebabkan masalah citra tubuh.

5. Menyebabkan obesitas

Ketika kita menghabiskan begitu banyak waktu untuk menonton televisi atau menggulir layar ponsel, kita berisiko lebih besar mengalami obesitas. Tidak hanya lebih mudah untuk makan makanan tidak sehat sambil menonton TV, tetapi banyak iklan makanan tidak sehat secara online menargetkan anak-anak yang rentan. Banyak penelitian telah menunjukkan hubungan langsung antara lebih banyak waktu layar dan peningkatan obesitas. 

Anak-anak dapat berisiko mengalami obesitas pada masa kanak-kanak karena kurangnya aktivitas fisik dan lebih banyak ngemil dapat berdampak pada kesehatan mereka.

6. Dapat menyebabkan sakit punggung dan leher yang parah

Postur tubuh yang buruk bisa menjadi salah satu efek terburuk dari terlalu banyak waktu di depan layar ponsel, karena kita tetap membungkuk untuk waktu yang lama tanpa menyadarinya. 

Hal ini dapat menyebabkan sakit leher dan punggung yang parah karena terus-menerus membungkuk di layar ponsel kita. Alasan mengapa hal ini terjadi adalah ketika kita melihat ke bawah, tekanan yang tidak wajar ditempatkan pada leher kita, dan tulang belakang kita ditempatkan pada posisi yang tidak wajar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.