Sukses

Studi: Mengenakan Masker Ternyata Meningkatkan Daya Tarik Seseorang

Liputan6.com, Jakarta Sejak pandemi Covid-19 dimulai, pemakaian masker sudah menjadi hal yang lumrah. Mengenakan masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Sebab, dengan mengenakan masker, Anda telah menekan risiko menularkan dan tertular virus Corona dan penyakit lainnya yang menyebar melalui udara. Bahkan, di kota-kota dengan polusi tinggi mengenakan masker adalah sebuah keharusan untuk mencegah sistem pernapasan yang rusak akibat polusi.

Meski demikian, pernahkah Anda memikirkan bagaimana memakai masker sebenarnya membuat Anda lebih menarik? Pernahkah Anda berpikir saat melihat seseorang mengenakan masker, orang tersebut terlihat lebih menarik ketimbang ketika masker itu dilepas?

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 5 halaman

Penelitiannya

Menurut peneliti di Cardiff University, Inggris, baik pria maupun wanita dinilai terlihat lebih baik dengan masker yang menutupi bagian bawah wajah mereka.

Penelitian yang dilakukan pada Februari 2021 meminta partisipan perempuan untuk menilai daya tarik laki-laki lewat beberapa foto tanpa masker, memakai masker kain polos, masker wajah medis biru, dan memegang buku hitam polos.

 

3 dari 5 halaman

Hasil penelitian

Anehnya, 43 peserta menganggap orang yang memakai masker bedah paling menarik. Selain itu, orang yang memakai masker kain juga ternyata lebih menarik daripada mereka yang menutup wajahnya dengan buku.

 

4 dari 5 halaman

Adanya perubahan psikologis

Menurut seorang pembaca sekaligus pakar wajah dari universitas, Dr Lewis, pandemi telah mengubah psikologi kita dalam cara kita memandang pemakai masker.

“Ketika kita melihat seseorang memakai masker, kita tidak lagi berpikir ‘orang itu memiliki penyakit, saya harus menjauh’,”.

Ia juga menambahkan, fakta bahwa pemakai masker lebih menarik adalah karena perhatian diarahkan langsung ke mata. Ketika bagian wajah tertutup, otak kita secara otomatis mengisi celah dan memperkuat dampak secara umum.

5 dari 5 halaman

Infografis