Sukses

6 Cara Mudah Bikin Kucing Suka dengan Kamu

Liputan6.com, Jakarta Kucing merupakan salah satu binatang yang misterius. Dibalik mata kuning yang mempersona, dia bisa mendadak berlari menjauh kita dan juga enggan menghampiri ketika dipanggil. Sebaliknya jika sudah akrab dan disukai, tanpa diminta sekalipun kucing akan terus menempel dan mengikuti kita.

Buat kamu yang ingin memiliki hubungan dekat dengan kucing, bisa mencoba melakukan beberapa hal ini, seperti dikutip dari petcentral.chewy. 

1. Perhatikan Bahasa Tubuh Anda

Saat menyapa kucing baru untuk pertama kalinya, penting untuk membuatnya merasa nyaman. Karena jika kucing merasa takut, dia akan cenderung bersembunyi dan menghindar. 

Dr. Marci Koski, Ph.D., seorang profesional pelatihan dan perilaku kucing bersertifikat di Feline Behavior Solutions meminta agar membuat diri kita merasa lebih kecil dan tidak terlalu menakutkan di mata kucing, 

“Saat saya bertemu kucing baru, hal pertama yang akan saya lakukan adalah berjongkok dan menyapa kucing di levelnya,” katanya.

Koski juga mengatakan penting untuk memeriksa bahasa tubuh Anda. “Kontak mata langsung bisa dianggap mengintimidasi atau bahkan agresif,” katanya. 

Sebaliknya Koski menyarankan juga untuk tidak terlalu memperhatikan kucing.  “Jangan perhatikan dia. Dia akan menghubungi kamu pada waktunya sendiri,” kata Koski.

2 dari 5 halaman

2. Biarkan Kucing Mendekati Kamu

Kucing bisa sangat menggemaskan. Tapi sebisa mungkin, jangan memeluk dia terlalu erat. Menurut Marilyn Krieger, konsultan perilaku kucing bersertifikat di The Cat Coach, hal tersebut merupakan kesalahan umum yang dilakukan banyak orang.

"Mereka yang mendekati ke kucing dan menyudutkan kucing, mencoba untuk membelai kucing, dan  memenangkan kucing.” Dalam situasi ini, jelasnya, gerak maju kamu akan diabaikan atau menyebabkan kucing lari.

Daripada langsung menuju kucing, Krieger menyarankan lebih baik membuat kucing mendatangi kamu. "Berjongkok atau duduk, lalu ulurkan jari telunjuk Anda ke arah kucing," jelasnya.

Hal berikutnya yang perlu kamu lakukan, kata Koski adalah membiarkan kucing mengendus kamu. “Letakkan tangan Anda di lantai, terulur sehingga dia tidak harus mendekat,” sarannya. 

Dari sana, kamu bisa mulai membelai atau menggaruk kepala kucing - tetapi lakukan perlahan. “Bertemanlah dengan kecepatan kucing,” kata Koski, “jika dia pergi, biarkan dia pergi”. 

Kuncinya adalah membiarkan kucing mengatur nada interaksi, dan memberinya ruang untuk bersantai.

 

3 dari 5 halaman

3. Amati Hal yang Suka dan Tidak Disukai Kucing

Sama seperti manusia, kucing memiliki kepribadian dan preferensi yang sangat berbeda. Kamu harus meluangkan waktu untuk mengamati perilaku kucing dan merasakan apa yang dia sukai.

“Jika kucing suka disikat, kamu bisa menyikatnya," saran Krieger. Lakukan yang kucing sukai agar bisa membuatnya menyukai kamu.

Di satu sisi, Koski menawarkan tips untuk membelai kucing secara sederhana. “Kebanyakan kucing senang digosok di dahi, di sekitar telinga, leher, dan pipi,” katanya.

Kamu juga bisa melakukan hal tersebut kepada kucing yang baru ditemui.

 

4 dari 5 halaman

4. Tetap Tenang dan Tetap Positif

Saat bertemu dengan kucing, Koski menyarankan agar tidak membuat gerakan, isyarat, atau suara tiba-tiba. Sebaliknya untuk tetap tenang saja. “Semakin kamu dapat diprediksi dalam tindakan , semakin percaya kucing itu pada kamu,” katanya.

Krieger sendiri menyarankan saat bertemu kucing sebaiknya lebih banyak dikaitkan dengan hal-hal yang positif. Seperti memberi kucing makanan atau camilan sebagai salam dan biasakan memanggil namanya.

“Buatlah segalanya menjadi positif, sehingga segala sesuatu yang baik terjadi di sekitar kamu,” katanya.

5. Perlakuan Secara Strategis

Ini cara paling mudah, beri kucing sepotong makanan yang enak, dan dia akan lebih cenderung melakukan pemanasan. Namun, ini tidak berarti menghujani kucing dengan camilan sepanjang hari. 

 

Koski merekomendasikan penggunaan camilan kucing secara strategis. "Untuk menghargai interaksi sosial yang baik dengan kamu, atau untuk membujuk kucing pemalu agar bergerak ke arah kamu dan mengenal kamu lebih baik," kata Koski.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua kucing memiliki selera makanan yang sama. Jika ingin membangun persahabatan yang langgeng, sebaiknya lakukan riset.

“Beberapa kucing tidak terlalu termotivasi oleh makanan, jadi kamu mungkin harus mencari camilan yang mereka sukai,” jelas Koski.

 

Untuk memenuhi kebutuhan dan asupan makanan kucing kesayangan, kamu bisa memberikan Muezza, merk makanan kering (dry food) yang sangat cocok dikonsumsi untuk kucing dewasa karena mengandung protein yang berkualitas tinggi. Muezza bukan hanya memperkuat tulang dan gigi saja, tapi juga mencukupi kebutuhan nutrisi lengkap dan seimbang lainnya. 

Selain itu, Muezza juga tersertifikasi halal dari The Central Islamic Committee Of Thailand.  Ada beberapa pilihan rasa yang lezat dan penuh nutrisi dari Muezza, seperti Mackerel Flavor, Ocean Fish Flavor, Tuna Flavor, dan Salmon Flavor. Kamu bisa beli varian rasa terfavoritnya di Shopee dan Tokopedia. 

 

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia

5 dari 5 halaman

6. Bermain dengan Kucing

Setelah kamu sudah memperkenalkan diri pada seekor kucing secara perlahan dan tenang, dia mungkin siap untuk bermain. Ingatlah untuk selalu waspada dan berunding dengan pemilik kucing (jika itu bukan kucing kamu) sebelum mencoba mengajaknya bicara. 

“Sesi permainan singkat bisa menjadi cara yang baik untuk menjalin ikatan,” kata Koski. 

"Ambil mainan tongkat, gerakkan seperti ular atau burung atau tikus, dan beri kucing kesempatan untuk lengah." 

Selain itu, Krieger juga merekomendasikan mainan tongkat, serta mainan bola dan lintasan serta pengumpan puzzle, yang semuanya merangsang mental untuk kucing.

Saat pertama kali bermain dengan kucing, ingatlah untuk memberinya ruang, dan jangan memaksakan interaksi.

 “Pertahankan waktu bermain yang singkat,” saran Koski. “Dia akan datang kepadamu jika dia menginginkan lebih!" kata Koski.

 

(*)