Sukses

Atasi Stress, Kampus Ini Ajak Mahasiswa Tiduran dalam Liang Lahat

Liputan6.com, Jakarta - Mengalami banyak tekanan dan kepenatan dalam melakukan aktivitas, biasanya dapat memicu terjadinya stres. Biasanya, jika hal ini terjadi setiap individu memiliki cara tersendiri untuk dilakukan agar stress yang dirasakan dapat menghilang, salah satunya seperti mengunjungi tempat wisata.

Berbeda dengan yang lainnya, mahasiswa di Belanda justru memiliki cara unik untuk menghilangkan stress yang mereka alami. Mahasiswa Universitas Radboud, di kota Nijmegen, Belanda melakukan aksi ekstrem dengan masuk ke dalam liang lahat atau makam selama 30 menit, agar dapat relaks sejenak untuk menghadapi ujian di kampus.

Cara unik ini ditawarkan sendiri oleh pihak Universitas Radboud kepada mahasiswanya untuk melakukan meditasi dan bersantai di dalam kuburan tersebut. Dengan diadakannya metode tersebut pihak kampus berharap para mahasiswa dapat merenung mengenai kehidupan. Bukan baru pertama kali, Universitas Rradboud sudah pernah melakukan terapi serupa pada tahun 2009 dan 2011 lalu.

Diketahui, kuburan yang disediakan sebagai tempat terapi stress tersebut berukuran seukuran manusia. Kuburan ini berada di sebuah taman yang disiapkan untuk siapa pun yang ingin menikmati sensasi terapi stress di dalam kuburan.

2 dari 6 halaman

1. Syarat mengikuti terapi

Untuk dapat merasakan sensasi terapi stress ini, pihak Universitas memiliki larangan bagi para mahasiswa yang ingin berada di dalam kuburan tersebut. Setiap mahasiswa yang ingin melakukan terapi ini, tidak diperbolehkan untuk membawa buku dan juga ponsel, bagaimana? Mau coba?

 

3 dari 6 halaman

2. Diiklankan

Nantinya, para mahasiswa yang sudah merasakan terapi tersebut akan memberikan kesannya selama berada di kuburan tersebut. Tidak hanya itu, mereka yang memiliki pengalaman bermeditasi di makam tersebut, akan diiklankan di seluruh kampus dengan menggunakan tulisan Frasa Latin ‘Mamento Mori’ yang artinya ‘Ingat Anda Akan Mati’.

4 dari 6 halaman

3. Antre

Dikutip dari Metro, untuk para mahasiswa yang ingin bermeditasi di dalam kuburan harus mengantri terlebih dahulu dan mengisi daftar tunggu.

“Saya dan teman sekamar berencana untuk pergi seminggu yang lalu, 1,5 minggu yang lalu dan kami menemukan bahwa ada daftar tunggu untuk benar-benar masuk ke kuburan, jadi itu cukup populer dan kami belum mendapatkan kesempatan,” kata Sean McLaughlin salah satu mahasiswa Universitas Radboud.

5 dari 6 halaman

4. Ide Terapi

Ide terapi unik ini ternayata bermula dari seorang pendeta bernama John Hacking yang melakukan aksinya tertidur di dalam kuburan. Aksi tersebut pun direkam oleh pihak Universitas Radboud.

“Akhir kehidupan adalah kematian dan itu adalah, hal yang tabu dan sulit bagi mahasiswa. Kematian sangat sulit untuk dibicarakan terutama ketika berusia 18, 19, 20 tahun,” tutur John dalam video rekaman tersebut.

 

 

Penulis: Natania Longdong

Universitas Esa Unggul

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini :

Loading
Artikel Selanjutnya
6 Kondisi Fisik yang Terjadi Saat Stres
Artikel Selanjutnya
Meski Stres Mendera Jurnalis, Desy Tak sampai Depresi