Sukses

Bersuara Merdu bak Penyanyi Opera, Tunawisma Curi Perhatian Publik

Liputan6.com, Jakarta - Seorang tunawisma di Los Angeles baru-baru ini berhasil mencuri perhatian publik. Wanita bernama Emily Zamourka menjadi sorotan warganet usainya videonya viral pekan lalu.

Akun Twitter resmi Los Angeles Police Department (LPAD) yang pertama kali mengunggah video Emily menyanyi dengan suara emasnya di statsiun kereta bawah tanah.

Dalam video berdurasi satu menit tersebut, Emily menyanyikan lagu seriosa karya Puccini berjudul O mio babbino caro. Rupanya Emily memiliki suara yang sangat merdu layaknya penyanyi Opera sungguhan.

"4 juta orang bilang LA sebagai rumah. 4 juta cerita. 4 juta suara. Terkadang yang harus kalian lakukan hanyalah berhenti dan mendengarkan salah satunya, untuk mendengar sesuatu yang indah," tulis keterangan video tersebut.

Siapa sangka video tersebut telah dilihat sebanyak satu juta kali dan berhasil menjadi perbincangan publik tak hanya di Los Angeles tapi juga di belahan negara lain, termasuk Indonesia.

2 dari 3 halaman

Kisah Hidupnya Terkuak

Usai videonya viral, kisah hidup Emily mulai terkuak ke publik. Dikutip dari CBS News, Emily merupakan musisi asal Rusia yang pindah ke Los Angeles tiga puluh tahun lalu.

Emily sebelumnya sempat mengajar musik, namun dia mengidap penyakit yang cukup serius. Tentu saja dirinya membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk melakukan pengobatan.

Emily lantas mulai melakukan beberapa pekerjaan salah satunya dengan bermain musik di jalanan. Sayangnya, biola Emily yang merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah justru dicuri beberapa tahun lalu. Hal ini yang lantas membuat Emily hidup menggelandang lantaran tak mampu lagi bekerja dan menyewa tempat tinggal.

Beruntung usai videonya viral, warganet telah mengumpulkan donasi untuk Emily melalui akun GoFundMe. Tak hanya itu, Emily juga dikabarkan telah mendapat banyak tawaran dari beberapa pertunjukan opera.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Galang Dana untuk Tunawisma, Ribuan Orang di Kota Besar Dunia Tidur di Jalanan
Artikel Selanjutnya
Masjid di Singapura Bolehkan Tunawisma Menginap