Sukses

Untung Besar, Perusahaan Pekerjakan Siput sebagai Bintang Film

Liputan6.com, Jakarta - Bagi kebanyakan orang, siput identik dengan hama tanaman. Namun menurut petani bekicot terbesar di Inggris, siput semakin sering digunakan dalam film dan tv.

"Ada cukup banyak permintaan dari perusahaan film untuk siput. Jadi saya kembangkan paket film di mana mereka dapat menyewa siput apapun yang mereka butuhkan, dilengkapi dengan makanan dan instruksi perawatan mereka," ujar Helen Howard, pendiri bisnis budidaya bekicot H & RH Escargorts kepada The Independent.

Helen memulai bisnis dengan putrinya 10 tahun lalu di East Kent. Waktu itu, ia dan putrinya yang baru menyelesaikan perguruan tinggi pertanian ingin memiliki sebuah peternakan yang tak butuh banyak lahan. Ide budidaya bekicot atau siput pun muncul setelah mereka melakukan pencarian di internet.

Siapa sangka, beberapa tahun kemudian bisnis peternakan bekicot ini meledak di Inggris. Perusahaan mereka menjadi pemasok utama siput untuk dimakan di Inggris.

Menurut Helen, ia dan putrinya memelihara siput dengan memberi mereka makan sayuran hijau dan sesekali buah-buahan. Setelah sekitar enam bulan, siput-siput itu pun siap untuk dijual.

Selain membintangi film, siput dan bekicot Helen juga dibeli untuk bahan makanan. Malahan, mereka secara teratur memasok siput untuk makanan reptil di kebun binatang juga.

Dengan penjualan yang makin meningkat serta konsumsi siput yang makin meningkat, produksi siput di Inggris diperkirakan melebihi 750.000 per bulan.

Bagi yang masih ragu mencicipi rasa bekicot, cobalah untuk menjadikannya bagian dari pizza yang Anda makan. Selamat mencoba.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6