Gajah dan Badak Sedang Jadi Sorotan, Simak Hoaks Seputar 2 Satwa Ini

Gajah dan badak pernah menjadi target berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial.

Diterbitkan 29 November 2025, 16:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gajah tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, terjadi perusakan Pos Satgas Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Provinsi Riau.

Tesso Nilo sendiri merupakan rumah bagi gajah sumatera, termasuk gajah kecil bernama Domang.

Selain gajah, satwa lain yang tengah menjadi sorotan adalah badak. Seekor badak cula satu bernama Musofa mati di tempat translokasi bernama Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Banten.

Musofa berjenis kelamin jantan itu dipindahkan oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) pada 5 November 2025 ke Legon Pakis. Penangkapannya dilakukan melalui jebakan bernama Pit Trap pada 03 November 2025.

Pihak Balai TNUK mengklaim Musofa masuk ke jebakan tanpa luka dan menyebabkan stres. Sedangkan penyebab kematiannya karena Rhinoceros sondaicus sakit.

Di tengah kabar soal gajah dan badak tersebut, kedua satwa tersebut pernah menjadi target berita hoaks. Berikut hoaks seputar gajah dan badak yang pernah beredar di medsos:

1. Cek Fakta: Hoaks Video Penyelamatan Gajah dari Atas Tebing

Sebuah video yang diklaim penyelamatan seekor gajah dari atas tebing beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 7 Oktober 2024 lalu.

Video tersebut memperlihatkan seekor gajah tengah terjebak di atas tebing. Gajah tersebut kemudian berupaya diselamatkan menggunakan ekskavator.

"Penyelamatan seekor gajah yang terperangkap di atas tebing," demikian narasi dalam video tersebut.

Video yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 11 kali direspons dan mendapat 14 komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu merupakan penyelamatan seekor gajah dari atas tebing? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Badak Makhluk Bulan, Hewan Ini Sudah 50 Juta Tahun Menetap di Bumi

Media sosial sedang dihebohkan dengan isu adanya hewan herbivora, badak yang disebut bukan berasal dari Bumi. Binatang yang satu ini disebut berasal dari Bulan.

Salah satu akun yang mengunggah isu badak berasal dari Bulan, bukan Bumi adalah Purwanto. Dia mengunggah tangkapan layar akun Facebook milik Rian Hidayat.

Berikut ini narasi yang menggambarkan badak berasal dari Bulan:

"KAMU HARUS TAHU

BADAK Bukanlah Mahluk Asal Bumi, Karna Pada Saat Manusia Melakukan Pendaratan Pertama Di Bulan, Mereka Mendapati Koloni Badak. Setelah Diteliti Para Ilmuwan, Rupanya Badak Bulan Tersebut DNA-nya Mirip Dengan Species Badak Bumi. Yang Membedakan Mereka Adalah BADAK BUMI MEMAKAN RUMPUT Sedangkan BADAK BULAN MAKAN BEBATUAN BULAN JUGA TERKADANG MEMAKAN BINTANG-BINTANG."

Lalu, benarkah badak berasal dari Bulan, bukan Bumi? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.