Kumpulan Hoaks yang Dikaitkan dengan DPR: Resmikan SIM Seumur Hidup Hingga Video Anggota Mundur

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kerap menjadi sasaran disinformasi. Simak kumpulan hoaks seputar DPR yang pernah beredar dan faktanya untuk memahami modus penyebarannya.

Diterbitkan 27 Agustus 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, sebagai lembaga legislatif tertinggi di Indonesia, seringkali menjadi target utama penyebaran informasi palsu atau hoaks. Hoaks ini muncul dalam berbagai tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1.  Cek Fakta: Tidak Benar Pasha Ungu Mundur dari Jabatan Anggota DPR RI

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Agustus 2025.

Klaim Pasha Ungu mudur Anggota DPR RI berupa video yang menampilkan tulisan sebagai berikut. 

"Mundur sebelum dibubarkan itu jauh lebih terhormat.

Pasha ungu resmi mengundurkan diri jadi Anggota DPR RI ini dari hari atau ada unsur politik, hanya Dia dan Allah yang tahu"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Nnayanih pemirsa.

Kalau DPR di bubarkan,,artis yg udah duduk di bangku DPR bakal balik jadi artis lagi nggak ya??Pantas lah hiburan tanah air sepi, ternyata udah JD DPR semua.Ahhhh,,,,gocak loe bolo nggak seru.

Semoga keputusan bapak Pasha ungu ini menjadi keputusan yg tepat. Mmg selama menjabat JD DPR,beliau selalu mengutarakan kepentingan rakyat,tp ttp nggak bisa menang krn 1 banding 1000 ".

Benarkah klaim Pasha Ungu mengundurkan diri dari Jabatan Anggota DPR RI? Simak dalam artikel berikut ini...

2.  Cek Fakta: Hoaks DPR-Korlantas Polri Resmikan SIM dan STNK Seumur Hidup

Kabar tentang DPR dan Korps Lalu Lintas Polri sepakat meresmikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) seumur hidup beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun TikTok pada 8 Desember 2024.

Akun TikTok tersebut mengunggah foto SIM kemudian ditambahkan narasi bahwa DPR dan Korlantas Polri telah meresmikan SIM dan STNK seumur hidup. 

"Hasil Rapat (RDP) Antara Komisi III DPR RI Dan Korlantas Polri Telah Meresmikan. (SIM) Dan (STNK) Suda Resmi Seumur Hidup Dan Tidak Di Perpanjang Lagi

Ayo Berali Untuk Menjadikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Seumur Hidup Dan Gratis Di Akhir Tahun Ini," demikian narasi dalam foto tersebut.

"ayo beralih ke seumur hidup," tulis salah satu akun TikTok.

Video yang disebarkan akun TikTok tersebut telah 9.356 kali ditonton dan mendapat 35 komentar dari warganet.

Benarkah DPR-Korlantas Polri meresmikan SIM dan STNK seumur hidup? Simak dalam artikel berikut ini...

3.  Cek Fakta: Demo Mahasiswa Ricuh di DPR Dalam Video Ini Bukan pada 20 Maret 2024

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video demo mahasiswa ricuh di DPR pada 20 Maret 2024, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Maret 2024.

Unggahan klaim video demo mahasiswa ricuh di DPR pada 20 Maret 2024 menampilkan sejumlah orang berada di ruang terbuka mengenakan beragam warna, sebagian mengibarkan bendera dengan beragam warna dan berisi sejumlah simbol. 

Dalam video juga terlihat kendaraan sedang menyemprotkan cairan kearah orang yang sedang berkerumun.

Dalam video tersebut terdapat tulisan "UNJUK RASA MAHASISWA DI DPR RICUH".

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Jakarta hari ini wow panas panas panas Ibu kota heboh demo"

Benarkah klaim video demo mahasiswa ricuh di DPR pada 20 Maret 2024? Simak dalam artikel berikut ini...

 

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.