Sukses

Hoaks Seputar Kitab Suci, Waspada dan Jangan Mudah Percaya

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks seputar kitab suci agama beredar di media sosial, kabar palsu tersebut dapat memprovokasi jika dipercaya sehingga harus dihindari.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mendapati hoaks seputar kitab suci yang beredar di media, mulai dari penghinaan Alquran hingga Alkitab.

Agar tidak terpengaruh, kenali hoaks seputar kitab suci dalam halaman berikut.

WEF Perintahkan Tulis Ulang Alkitab Gunakan AI

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) perintahkan Alkitab ditulis ulang menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Klaim WEF perintahkan Alkitab ditulis ulang menggunakan AI berupa tulisan sebagai berikut.

"WEF Perintahkan Pemerintah Untuk MELARANG Alkitab dan menerbitkan Versi 'Fact-checked' Tanpa Tuhan

Forum Ekonomi Dunia telah meminta kitab suci agama untuk "ditulis ulang" oleh kecerdasan buatan untuk menciptakan "Alkitab baru yang global."

Yuval Noah Harari, yang menjabat sebagai tangan kanan Klaus Schwab di WEF, berpendapat bahwa Alkitab adalah "berita palsu" dan penuh dengan ujaran kebencian, dan para elit dapat menggunakan Al untuk menggantikan Alkitab dan menciptakan "agama bersatu yg sebenarnya benar.

---

Klub "Mata Hitam"Meskipun tidak secara resmi merupakan organisasi, ini mengacu pada semakin banyak politisi, selebriti, elit bisnis dan kepala negara yang secara tiba² dan misterius mengembangkan mata hitam.

Ini adalah apa yang dilakukan 1% orang super kaya ketika ditinju di wajah?..

---

Replika ūüźć sudah ada di antara kita, dan setiap hari semakin banyak...Mereka muncul entah dari mana, tiba¬≤, tanpa diduga.Mereka menunjukkan lidah mereka - simbolisme tersembunyi untuk menandai wilayah mereka. Segera Anda akan melihat mereka di mana-mana...

https://www.bitchute.com/video/XChXVr7n73DC/"

Benarkah klaim WEF perintahkan Alkitab ditulis ulang menggunakan AI? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini..... 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini

2 dari 4 halaman

Foto Luka di Paha karena Azab Menghina Alquran

Kabar tentang seseorang yang terkena azab karena menghina kitab suci Alquran beredar di media sosial. Kabar ini disebarkan akun Facebook Halizah Halizah pada 18 Februari 2020.

Akun ini mengunggah sebuah gambar seseorang yang terluka di bagian paha atasnya. Akun Facebook Halizah Halizah kemudian mengaitkan luka yang diderita seseorang tersebut karena menghina alquran.

"Masyallah..Inilah salah satu contoh individu yang menghina serta mempermainkan Al-Quran..Satu ketika dulu.. individu ini mengoyak Al-Quran..mencalitkan pd tempat yang tidak sepatutnya..sebagai bahan lawak di media internat..Semoga kita jadikan iktibar serta mengajaran.. Sesungguhnya Allah Maha berkuasa..Aamiin Yaarobal'allamiin," tulis akun Facebook Halizah Halizah.

Benarkah seseorang yang terkena azab karena menghina kitab suci Alquran beredar di media sosial? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini....

3 dari 4 halaman

Foto Alquran yang Disita dan Dibakar di China

[Cek Fakta] Gambar Tangkapan Layar Foto Tumpukan Al Quran

Kabar tentang kitab suci Alquran yang disita dan dibakar dari warga China viral di media sosial. Kabar ini disebarkan oleh akun Facebook Yed Felistinesia pada 10 Januari 2020.

Akun Yed Felistinesia mengunggah sebuah gambar tumpukan Alquran. Ada dua gambar yang diunggah akun ini.

Pemilik akun kemudian menambahkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya.

"Cina membakar Al-Quran,kitab kitab agama, karpet, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Islam di Turkestan Timur!Ketika Al-Qur'an dibakar di Eropa, dunia bangkit dan semua orang tahu. Adapun Turkestan Timur, ribuan Al-Qur'an terbakar dan tidak ada yang menyesalinya.

Bagikan dan sebarkan kejahatan komunis Tiongkok terhadap Muslim ōßŔĄŔÖō≥ŔĄŔÖŔäŔÜ," tulis akun Facebook.

Benarkah klaim kitab suci Alquran yang disita dan dibakar dari warga China viral di media sosial? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com di sini....

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini