Adaptasi Teknologi Harus Dibarengi Literasi Digital

Adaptasi teknologi digital ini perlu dibarengi dengan penguasaan literasi digital yang baik.

Diterbitkan 10 Februari 2022, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masa pandemi Covid-19 mendorong masyarakat untuk lebih mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, masih ada keterbatasan dalam hal literasi digital. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo), Mira Tayyiba.

“Terutamanya pada saat pandemi kita dipaksa untuk belajar adaptif, untuk bisa menyesuaikan dengan kondisi dimana mobilitas dan aktivitas fisik sangat dibatasi,” ujar Mira dalam acara virtual bertajuk “Kick Off G20 on Education and Culture” pada Rabu (9/2/2022), seperti dikutip dari Antara.

Mira menyampaikan setidaknya 74% masyarakat Indonesia aktif menggunakan internet selama pandemi berlangsung. Sebagian masyarakat juga mampu beradaptasi dengan baik dengan mengubah sistem yang tadinya konvensional, kini mampu dijalankan secara daring.

Meski begitu, ada keterbatasan yang dialami oleh masyarakat, baik dari segi aksesibilitas, hingga kemampuan literasi digitalnya. Hal ini dinilai dapat berdampak pada kurangnya nilai tambah dari pemanfaatan teknologi.

Maka dari itu, ia menganggap adaptasi teknologi digital ini perlu dibarengi dengan penguasaan literasi digital yang baik. Tidak hanya di bidang industri dan sosial, tetapi juga bidang pendidikan.

“Jadi ini dapat menjadi upaya untuk berkolaborasi. Bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi teknologi yang produktif dan menciptakan nilai tambah,” ujar Mira.

Penulis: Viona Pricilla/Universitas Multimedia Nusantara

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2694533/kominfo-warga-indonesia-adaptif-gunakan-teknologi-selama-pandemi

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.