Sukses

BMKG Minta Warga Kupang Tak Termakan Hoaks Gempa Bumi dan Tsunami

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang mengimbau, masyarakat untuk tidak mudah percaya pada hoaks terkait dengan gempa bumi susulan magnitudo 7,5 pada 14 Desember 2021.

"Masyarakat harus memastikan berita tentang gempa bumi dan tsunami itu hanya dari BMKG," kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Margiono dilansir dari Antara, Selasa (21/12/2021).

Imbauan itu sengaja diberikan terkait banyaknya hoaks gempa bumi dan tsunami. Salah satunya, yakni informasi bohong tentang gempa besar dengan magnitudo 7,7 yang akan terjadi di Pulau Sumba pada Minggu 19 Desember 2021 malam.

Margiono menegaskan bahwa belum ada teknologi yang dapat memprediksi waktu kejadian gempa, magnitudo, dan lokasi gempa. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah termakan informasi palsu yang beredar.

Segala informasi resmi terkait gempa bumi dan tsunami hanya dikeluarkan oleh BMKG ketika terjadi gempa bumi. Sebagai Koordinator BMKG wilayah NTT, Margiono berharap, masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menggunakan media sosial.

BMKG pun selalu mengamati dan memonitor kejadian gempa 24 jam per tujuh hari sehingga segala informasi terkait kebencanaan dapat diakses oleh masyarakat secara luas hanya dari BMKG.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.