Sukses

Wajib Menjaga Imunitas setelah Vaksinasi Covid 19

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin berfungsi untuk memberikan antibodi atau kekebalan tubuh. Saat ini pemerintah Indonesia masih terus gencar melakukan vaksinasi Covid 19. Targetnya, 70 persen masyarakat mendapatkan vaksinasi, sehingga bisa mencapai herd immunity.

Dalam video khusus yang diberikan Senin (02/08/2021) , vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, mengatakan bahwa seseorang dinyatakan sudah lengkap vaksin Covid 19 ketika sudah mendapatkan dua kali dosis vaksin dengan merek apapun.

Namun, tidak menutup kemungkinan, seseorang mendapat vaksinasi ketiga alias booster.Vaksin booster berguna untuk memberikan memperkuat antibodi yang telah dibangun oleh vaksin pertama dan kedua.

Namun, saat ini hanya tenaga kesehatan (nakes) saja yang diberikan vaksin booster sebanyak satu kali. Pasalnya, nakes inilah yang berada di garda terdepan dalam menangani pasien-pasien Covid-19.

Setelah vaksin, kata dr. Dirga, kita juga harus tetap menjaga imunitas tubuh agar antibodi vaksin bisa berfungsi dengan baik. dr.Dirga juga memberikan tips untuk menjaga imunitas yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan.

“Makan dengan makanan bergizi dan seimbang, tidak merokok, tidak minum alkohol, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga akan menjaga imunitas. Serta, terus menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Masih Efektif

dr. Dirga tak membantah, adanya varian Covid-19 Delta membuat semua efikasi vaksin menurun dibanding varian sebelumnya. Namun, saat ini vaksin yang ada di Indonesia masih efektif dalam mencegah penyakit Covid-19 dengan gejala berat dan juga mencegah kematian akibat Covid-19.

“Oleh karena itu, vaksin yang ada sekarang seperti Sinovac, Astra Zanecha, dan Moderna masih bisa dapat digunakan masyarakat,” ujarnya.

(MG/Geiska Vatikan Isdy)

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.