Sukses

Virus Corona Bermutasi, Bagaimana Efektivitas Vaksin Covid-19?

Liputan6.com, Jakarta - Seiring dengan waktu, kegiatan vaksinasi masih terus dilakukan secara global untuk mengentaskan pandemi Covid 19, tak terkecuali di Indonesia. Namun, banyak yang masih meragukan efektivitas vaksin itu sendiri. Terlebih dengan adanya varian Covid 19 terbaru yang kini mulai masuk ke Indonesia.

Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD  memberikan beberapa keterangan terkait vaksin dan varian Covid 19 terbaru. dr. Dirga mengatakan bahwa vaksin-vaksin yang saat ini hadir diyakini masih dapat menangkal varian mutasi virus Covid 19.

"Secara umum vaksin-vaksin Covid-19 yang ada sekarang itu masih cukup efektif dalam menangkal varian-varian virus yang baru ada. Ada varian alfa, beta dan seterusnya," kata dr. Dirga melalui video khusus kepada Liputan6.com, Rabu (2/6/2021).

dr. Dirga juga menjelaskan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika efektivitas vaksin berpengaruh pada satu dua orang tertentu. Semua ini bergantung pada kondisi tiap-tiap orang. Dia juga mengingatkan untuk tetap selalu waspada terhadap varian mutasi terbaru virus Covid 19.

"Namun, ada laporan bahwa satu atau dua orang efektivitas vaksin dapat menurun. Oleh karena itu, kita perlu waspada dan mencegah timbulnya varian-varian baru," ungkap dr. Dirga.

 

#IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Saksikan Video Cek Fakta di Bawah Ini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Tetap Waspada

dr. Dirga pun juga menegaskan bahwa efektivitas vaksin mungkin dapat terganggu dengan adanya mutasi-mutasi lainnya pada virus covid-19. Oleh karena itu, tetap waspada dan utamakan selalu protokol kesehatan, meskipun usai melakukan vaksinasi.

"Bukan tidak mungkin di masa mendatang akan ada varian-varian baru yang tidak efektif terhadap vaksin, sehingga vaksin tersebut perlu pembaruan. Itu yang tidak diinginkan," tegas dr. Dirga.

(MG/Jihan Fairuz)

3 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS