Sukses

Cek Fakta: Hoaks Pesan Berantai Informasi Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia di DKI Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai berisi informasi soal vaksinasi covid-19 untuk lansia di DKI Jakarta. Pesan berantai tersebut ramai dibagikan sejak awal pekan kemarin.

Salah satu yang mengunggahnya adalah akun bernama Aang Kusnandar. Dia memposting pesan berantai itu pada 2 Maret 2021 di Facebook.

Berikut isi postingannya:

"Informasi:Sahabat yg tinggal di Jakarta, ada vaksinasi lansia di kantor Badan PPSDMK Kemkes, jl H.Jebat, mulai kemarin 1 Maret 2021. Setiap hari ada, jatahnya 1000 org/hari.

Jadi datang saja go show bawa ktp. Ternyata krn jatah banyak, ktp non DKI juga tadi diterima.Ajak ya saudara, teman, tetangga, syarat lansia > 60 th bawa ktp.Yg hipertensi minum dulu obat pagi, tensi <180/110 dan DM tanpa hrs bawa hasil lab.akan diterima.

Mari sukseskan vaksinasi covid utk mempercepat herd community dan melindungi kelompok rentan yg tidak layak vaksinasi."

Lalu benarkah pesan berantai berisi informasi vaksinasi covid-19 bagi lansia di DKI Jakarta tersebut?

#IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 5 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menghubungi dr. Siti Nadia, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI. Dia menyebut pesan berantai itu tidak benar.

"Itu hoaks. Tidak bisa langsung datang ke sana hanya membawa KTP saja," ujar dr. Nadia saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (3/3/2021).

"Semua harus daftar terlebih dahulu baik melalui puskesmas maupun online di www.kemkes.go.id," ujarnya menambahkan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti juga membantah isi pesan berantai itu. "Tidak benar pesan berantai itu. Saat ini yang boleh divaksinasi di sana hanya untuk warga KTP DKI Jakarta saja," ujarnya.

Selain itu Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan penjelasan dari website data.jakarta.go.id yang dikelola Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemprov DKI Jakarta.

Di sana terdapat artikel berjudul "[HOAKS] - VAKSINASI LANSIA 1000 ORANG PER HARI DI KANTOR PPSDMK KEMENTERIAN KESEHATAN" yang tayang 2 Maret 2021.

"Berdasarkan hasil koordinasi Tim Jalahoaks dengan Kementerian Kesehatan RI (02/03/2021), diperoleh informasi bahwa pesan tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Saat ini memang sedang berlangsung vaksinasi Covid-19 tahap ke-2 dengan prioritas sasaran Lansia (usia >60 tahun) ber-KTP DKI Jakarta, namun bagi para lansia yang akan menjalani vaksinasi Covid-19 diminta untuk terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran melalui dki.kemkes.go.id.

Setelah melakukan pendaftaran, langkah selanjutnya yakni menunggu pesan notifikasi dari Puskesmas/ RSUD terkait lokasi dan penjadwalan vaksinasi. Dengan hadir vaksinasi sesuai dengan lokasi fasilitas kesehatan dan jadwal yang telah ditentukan, para lansia diharapkan dapat terhindar dari kerumunan."

Sumber:

https://data.jakarta.go.id/jalahoaks/detail/HOAKS-Vaksinasi-Lansia-1000-Orang-Per-Hari-di- Kantor-PPSDMK-Kementerian-Kesehatan

https://www.instagram.com/p/CL60M1xJZjp/

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Jakarta Lawan Hoaks (@jalahoaks)

3 dari 5 halaman

Kesimpulan

Pesan berantai berisi informasi vaksinasi covid-19 bagi lansia di DKI Jakarta adalah hoaks.

4 dari 5 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini