Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Syarat Wajib Vaksin Covid-19 Sebelum Nonton Konser

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial kabar aturan wajib vaksin covid-19 bagi penonton yang ingin datang ke sebuah konser. Kabar ini ramai dibagikan sejak pekan lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya bernama dr Simone Gold. Ia mengunggahnya pada 12 November 2020, berikut isi narasinya:

"BREAKING:

@Ticketmaster reportedly planning mandatory COVID-19 vaccine verification policy for concert attendance.

Young healthy people are NOT the target population for this vaccine and Ticketmaster is not your physician. Boycott this."

atau dalam Bahasa Indonesia

"BREAKING:@Tickmasterdilaporkan berencana menerapkan kebijakan verifikasi wajib vaksin covid-19 untuk kehadiran konser.

Orang muda yang sehat BUKAN populasi target untuk vaksin ini dan Ticketmaster bukanlah dokter Anda. Boikot ini."

Hingga saat ini postingan itu telah mendapat lebih dari 18 ribu likes dan lebih dari 9 ribu retweet.

Lalu benarkah kabar yang menyebutkan Ticketmaster mewajibkan penonton konser untuk vaksin atau tes covid-19 terlebih dahulu?

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tersebut dan mendapat artikel dari Fullfact.org berjudul "Ticketmaster won’t demand proof of a Covid-19 vaccine for concert entry" yang tayang 16 November 2020.

Dalam artikel tersebut, Fullfact mengambil pernyataan dari Ticketmaster yang diposting di websitenya, ticketmaster.com. Ticketmaster membantah kabar yang beredar dan tidak akan mewajibkan vaksin atau tes covid-19 untuk eventnya di masa mendatang.

"Ticketmaster tidak memiliki kekuasaan untuk menetapkan kebijakan seputar persyaratan keselamatan atau izin masuk ke venue, yang akan mencakup vaksin dan atau tes covid-19. Itu akan selalu menjadi kebijaksanaan penyelenggara acara, berdasarkan preferensi dan pedoman kesehatan setempat."

Dalam akun Twitternya, Ticketmaster juga memberikan penjelasan yang diposting pada 13 November 2020.

"We know there’s been some incorrect information being reported around safety/entry requirements and want to ensure everyone has all the facts. To clarify, there is absolutely no requirement from Ticketmaster mandating vaccines/testing"

atau dalam Bahasa Indonesia

"Kami tahu ada beberapa informasi salah yang beredar seputar persyaratan keselamatan atau izin masuk dan kami ingin memastikan semua orang mengetahui semua faktanya. Untuk memperjelas, sama sekali tidak ada persyaratan dari Ticketmaster yang mewajibkan vaksin atau pengujian"

Pernyataan lengkap dari Ticketmaster bisa dilihat di sini...

Ticketmaster sendiri merupakan perusahaan penjualan tiket yang berasal dari AS. Klien mereka sangat beragam mulai dari artis, penyanyi, teater hingga operator olahraga.

Beberapa acara yang tiketnya dipegang oleh Ticketmaster adalah NBA, NHL, NFL, PGA Tour, konser Taylor Swift, hingga acara teater seperti Hamilton dan Harry Potter.

3 dari 5 halaman

Kesimpulan

Kabar yang menyebutkan Ticketmaster mewajibkan penonton konser untuk vaksin atau tes covid-19 terlebih dahulu adalah salah.

4 dari 5 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini