Reaksi Jorge Martin usai Boleh Ikut MotoGP Malaysia 2026

Partisipasi keseluruhan Jorge Martin di MotoGP Malaysia 2026 masih tanda tanya.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 17:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin mendapat lampu hijau untuk mengikuti sesi latihan bebas MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Jumat (30/10/2026). Meski demikian, partisipasi keseluruhan masih menjadi tanda tanya.

Martin harus menjalani balapan dengan pergelangan tangan yang belum pulih dari cedera patah tulang radius. Dia mengaku bersyukur masih mendapat kesempatan untuk kembali mengendarai motor hanya lima hari setelah mengalami cedera tersebut.

Namun, Martin menyadari bahwa dinyatakan layak balapan oleh tim medis hanyalah langkah awal sebelum benar-benar bisa tampil kompetitif di lintasan.

“Dinyatakan fit tentu menjadi langkah pertama. Namun, mengendarai motor merupakan tantangan yang jauh lebih besar. Setelah mencoba di lintasan, saya akan memutuskan apakah bisa melanjutkan aktivitas sepanjang akhir pekan atau tidak,” kata Martin dilansir Crash.

 

Peluang Juara Dunia Jadi Alasan Martin Memaksakan Diri

Pembatalan balapan utama MotoGP Australia di Phillip Island membuat peluang Martin dalam perebutan gelar juara dunia tetap terbuka. Ia masih tertinggal hanya 10 poin dari Marc Marquez, juara bertahan dari Ducati, dengan empat seri tersisa pada musim ini.

Situasi itu menjadi salah satu alasan Martin berusaha mempercepat proses pemulihan agar bisa kembali tampil di lintasan. Ia bahkan mengakui akan mengambil langkah berbeda jika tidak sedang bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

“Jika saya tidak sedang bersaing dalam perebutan gelar juara, tentu saya akan menggunakan gips pada lengan dan menunggu empat atau lima minggu. Itulah prosedur pemulihan yang normal,” kata Martin.

“Saya mencoba melakukan semua yang saya bisa selama beberapa hari di Kuala Lumpur untuk mempercepat prosesnya. Namun, penyembuhan tulang membutuhkan waktu. Cedera ini belum sembuh dan tulangnya masih patah. Jadi, saya akan mengendarai motor dengan kondisi pergelangan tangan yang masih patah,” tuturnya.

Martin pun memilih untuk menjalani sesi demi sesi dan melihat sejauh mana kemampuannya di lintasan.

“Saya ingin menikmati setiap putaran yang bisa saya jalani dan melihat apakah saya masih mampu bersaing secara kompetitif,” tambahnya.

 

Malaysia dan Qatar Jadi Ujian Berat

Tantangan Martin diperkirakan tidak berhenti di Sepang. Ia juga berpotensi harus menahan rasa sakit saat menjalani MotoGP Qatar yang dijadwalkan berlangsung satu pekan setelah seri Malaysia.

Setelah balapan di Qatar, para pembalap akan berlibur satu pekan tanpa balapan sebelum musim ditutup melalui seri Portimao dan Valencia.

Martin berharap kondisinya sudah jauh membaik ketika memasuki dua seri terakhir tersebut. Ia memperkirakan bisa kembali mengendarai motor secara normal di Portimao, tetapi belum berani memastikan kemampuannya untuk tampil maksimal di Malaysia dan Qatar.

“Saya pikir di Portimao nanti saya sudah bisa mengendarai motor secara normal. Namun, untuk saat ini, Malaysia dan Qatar masih menjadi tanda tanya besar terkait kondisi saya,” jelasnya.

“Perebutan gelar belum berakhir sampai benar-benar berakhir. Segala sesuatu masih bisa terjadi.”

“Saya tidak terlalu memikirkan kejuaraan saat ini. Saya ingin melihat apakah saya masih kompetitif. Jika ternyata mampu bersaing, berarti saya masih berada dalam perebutan gelar. Namun, jika tidak, kita bisa melupakan peluang tersebut.”

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Fakta di Balik Pemain Timnas di Kualifikasi Piala Dunia, Erick: Ternyata, Ada Kisah Sedih ...