Mengapa Frenkie de Jong Pilih Pulihkan Cedera Lutut Tanpa Operasi?

Frenkie de Jong dilaporkan segara kembali berlatih setelah 75 hari absen akibat cedera ligamen lutut.

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 13:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mendapat kabar positif terkait kondisi Frenkie de Jong. Gelandang asal Belanda itu kembali berlatih bersama tim setelah menepi selama 75 hari akibat cedera ligamen kolateral medial pada lutut kanannya.

De Jong memilih menjalani perawatan konservatif dan tidak menempuh prosedur operasi. Keputusan tersebut membuat Barcelona memiliki alasan untuk optimistis, meski klub tetap harus berhati-hati dalam menentukan kapan sang gelandang benar-benar siap kembali bermain.

Cedera De Jong bermula ketika ia mengikuti sesi latihan bersama Timnas Belanda pada Juni lalu. Masalah tersebut awalnya tidak dianggap serius, tetapi kondisi sebenarnya baru diketahui setelah De Jong kembali ke Barcelona dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kini, De Jong telah kembali mengikuti latihan kelompok dengan perasaan positif. Targetnya adalah kembali tampil dalam pertandingan kompetitif pada akhir Oktober, meski perkembangan kondisinya akan terus dipantau secara ketat oleh tim medis Barcelona.

De Jong Kembali Berlatih Setelah 75 Hari

Barcelona mengumumkan pada Juli bahwa De Jong mengalami robekan pada ligamen kolateral medial lutut kanan. Cedera tersebut terjadi dalam sesi latihan bersama Timnas Belanda pada Juni, ketika sang pemain masih sempat melanjutkan aktivitas meski merasakan ketidaknyamanan.

Setelah itu, De Jong memilih berlibur sebelum kembali ke klub. Pemeriksaan lanjutan kemudian memperlihatkan bahwa masalah pada lututnya membutuhkan penanganan lebih serius daripada perkiraan awal.

De Jong akhirnya memilih metode konservatif untuk memulihkan cederanya. Setelah 75 hari sejak diagnosis resmi Barcelona, ia kembali mengikuti latihan bersama rekan-rekan setimnya sebagai bagian dari tahapan menuju comeback.

Kembalinya De Jong ke latihan kelompok menjadi perkembangan positif, tetapi belum berarti ia langsung tersedia untuk pertandingan. Barcelona masih harus melihat respons lututnya terhadap intensitas latihan sebelum menentukan waktu yang tepat untuk menurunkannya.

Messi dan Gabriel Jesus Jadi Preseden Positif

Pilihan De Jong untuk menghindari operasi memiliki sejumlah preseden dari pemain ternama. Lionel Messi pernah mengalami robekan ligamen pada lutut kiri pada September 2015 dan diperkirakan harus absen selama tujuh hingga delapan pekan.

Messi akhirnya kembali masuk skuad pada November, hanya 56 hari setelah mengalami cedera. Sebelumnya, bintang Argentina tersebut telah berlatih bersama tim selama lebih dari sepekan sebagai bagian dari proses pemulihannya.

Kasus serupa juga dialami Gabriel Jesus ketika masih memperkuat Manchester City pada Desember 2017. Cedera ligamen kolateral medial yang dialaminya tidak memerlukan operasi dan Jesus kembali menjalani latihan secara parsial pada awal Februari, sebelum kembali bermain sekitar delapan pekan setelah cedera.

Dua kasus tersebut memberikan alasan bagi Barcelona untuk tetap optimistis terhadap keputusan De Jong menjalani perawatan konservatif. Namun, tingkat keparahan cedera dan respons terhadap rehabilitasi setiap pemain berbeda, sehingga Barcelona tidak akan mengambil risiko dengan memaksanya kembali sebelum benar-benar siap.

Sumber: Barca Universal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

4 Trofi yang Didapat Lionel Messi Bersama Timnas Argentina

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan