Para Tulang Punggung Timnas Italia di Era Kedua Roberto Mancini

Pemain menjadi poros Timnas Italia di era kedua Roberto Mancini, mulai dari Gianluigi Donnarumma, Alessandro Bastoni, Sandro Tonali, hingga Pio Esposito.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 17:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Roberto Mancini mulai membangun kembali Timnas Italia dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. Dari empat laga awal periode keduanya, sejumlah nama mulai terlihat sebagai fondasi utama Gli Azzurri.

Gianluigi Donnarumma masih menjadi sosok sentral di bawah mistar sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten. Di depannya, Alessandro Bastoni menjadi pemimpin lini belakang, sementara Sandro Tonali mengambil peran penting sebagai penghubung permainan di lini tengah.

Mancini juga menemukan opsi menjanjikan di lini depan melalui Pio Esposito. Penyerang berusia 21 tahun itu mencetak dua gol dan satu assist dalam empat laga terakhirnya bersama Italia.

Selain empat nama tersebut, Italia masih memiliki sejumlah pemain yang berpotensi menjadi bagian penting proyek Mancini. Kehadiran Michael Kayode, Alessandro Romano, Issa Doumbia, Antonio Vergara, dan Giorgio Scalvini menunjukkan bahwa regenerasi menjadi bagian penting dari era kedua sang pelatih.

Donnarumma, Bastoni, dan Tonali Jadi Poros Italia

Donnarumma menjadi pemain dengan jam terbang paling tinggi dalam skuad Italia saat ini. Kiper berusia 27 tahun itu selalu tampil dalam empat pertandingan awal era kedua Mancini dan dipercaya menjadi kapten Gli Azzurri.

Di depan Donnarumma, Bastoni menjadi salah satu pemain yang tidak tergantikan. Bek tengah tersebut membuktikan statusnya sebagai pemain kunci meski Italia sebelumnya harus melewati periode sulit setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Bastoni bahkan langsung memberikan kontribusi di bawah Mancini. Ia mencetak dua gol dalam tiga penampilan awal bersama Italia dan dipercaya memimpin lini belakang dengan berduet bersama Gianluca Mancini.

Sementara itu, Tonali menjadi penggerak utama di lini tengah. Gelandang Tottenham tersebut selalu dimainkan dalam empat laga awal, dengan tiga kali menjadi starter dan sekali masuk sebagai pemain pengganti, serta menyumbangkan satu assist.

Pio Esposito Jadi Harapan Baru di Lini Depan

Mancini juga mulai menemukan sosok yang bisa menjadi tumpuan di lini depan. Pio Esposito tengah menikmati perkembangan pesat bersama Inter Milan dan mulai mendapatkan tempat di lini depan Nerazzurri bersama Lautaro Martinez.

Performa positif tersebut turut terbawa ke level internasional. Dalam empat laga terakhir bersama Italia, penyerang berusia 21 tahun itu mencatatkan dua gol dan satu assist.

"Esposito sangat haus akan gol, semangat juang, dan kesempatan bermain. Dia luar biasa, dan saya rasa dalam kurun waktu dua tahun, dia bisa dengan mudah menjadi sosok penyerang tengah yang mampu menunjang permainan tim, persis seperti yang dilakukan Christian Vieri dan Luca Toni," kata Mancini dikutip dari RAI Sport.

Mancini juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain baru sebagai bagian dari proses regenerasi Italia. Michael Kayode, Alessandro Romano, Issa Doumbia, Antonio Vergara, dan Giorgio Scalvini menjadi beberapa nama yang mulai mendapat kepercayaan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Berebut Harta Karun Sepak Bola: Jersey Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan