Alessandro Romano Bicara soal Pilih Bela Italia dan Perkembangan Gli Azzurri

Alessandro Romano menegaskan pilihannya membela Italia dengan sepenuh hati. Ia juga melihat Gli Azzurri punya masa depan yang kuat.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 08:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Alessandro Romano kembali dipercaya tampil sejak menit awal saat Italia mengalahkan Turki 3-1 pada UEFA Nations League 2026-27. Gelandang Cagliari itu mendapat kesempatan membuktikan diri setelah sebelumnya mendapat kritik usai debutnya melawan Belgia.

Italia menghadapi Turki pada matchday 4 Grup 1 UEFA Nations League A di Stadion Dall'Ara, Bologna, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut menjadi hasil positif ketiga Italia setelah kalah 0-2 dari Belgia, menang 4-1 atas Turki di Bursa, dan bermain imbang 1-1 melawan Prancis.

Romano menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah kekalahan dari Belgia pada laga pembuka. Namun, pertandingan tersebut merupakan debutnya bersama tim senior Italia setelah sebelumnya memperkuat Swiss di level U-21.

Pemain Cagliari itu kemudian memilih membela Italia di level senior. Romano menegaskan keputusan tersebut diambil dari hati dan ia melihat Gli Azzurri memiliki potensi besar untuk berkembang ke depan.

Romano Soroti Perkembangan Italia

Romano menilai kekalahan dari Belgia tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas Italia. Menurutnya, perubahan besar dalam skuad dan kehadiran pelatih baru membuat tim membutuhkan waktu untuk membangun pemahaman.

Italia kemudian menunjukkan respons positif dalam tiga pertandingan berikutnya. Romano melihat perkembangan tersebut sebagai bukti bahwa Gli Azzurri mampu bangkit dan menemukan permainan yang lebih baik.

"Saya tidak berpikir kami melakukan kesalahan besar pada pertandingan pertama. Jelas itu bukan hasil yang kami inginkan, tetapi dengan begitu banyak pemain baru dan pelatih baru, tidak terhindarkan bahwa kami membutuhkan waktu untuk saling mengenal," kata Romano kepada Sky Sport Italia.

"Yang terpenting adalah kami mampu memberikan respons dengan baik setelah itu," lanjut Romano.

Romano Bangkit dari Kritik Usai Debut

Romano menjadi salah satu pemain Italia yang paling banyak mendapat kritik setelah kekalahan dari Belgia. Situasi tersebut terjadi ketika ia baru menjalani pertandingan pertamanya bersama tim senior Gli Azzurri.

Dukungan dari staf pelatih dan rekan setim membantu Romano melewati tekanan tersebut. Ia juga mengungkapkan peran pelatih yang terus memberikan kepercayaan dan memintanya untuk tetap tenang.

"Saya beruntung memiliki staf dan rekan-rekan setim yang kuat serta selalu mendukung saya. Mereka membantu saya, sementara pelatih terus berada di sisi saya selama beberapa hari terakhir dan meminta saya untuk rileks," ujar Romano.

"Saya pikir saya berhasil melakukannya hari ini," tambah Romano.

Romano Tegaskan Pilih Italia dengan Hati

Keputusan Romano untuk membela Italia juga tidak datang tanpa pertimbangan. Ia sebelumnya pernah memperkuat Swiss di level U-21 sebelum memutuskan mengganti pilihan untuk memperkuat tim senior Italia.

Romano menegaskan pilihannya bukan bentuk penolakan terhadap Swiss. Ia merasa keputusan tersebut merupakan bagian dari keinginannya untuk memperkuat Italia dan melihat masa depan yang menjanjikan bersama Gli Azzurri.

"Saya ingin bermain untuk Italia dengan sepenuh hati. Ini tentu bukan keputusan yang mudah, dan jelas bukan keputusan yang diambil untuk melawan Swiss, melainkan karena saya memilih Italia," tegas Romano.

"Saya pikir ini bisa menjadi tim yang sangat kuat ke depannya," pungkas Romano.

Sumber: Football Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3 Solusi Jose Mourinho untuk Bangkitkan Real Madrid

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan