Liputan6.com, Jakarta - Jelang laga persahabatan pramusim Chelsea kontra AC Milan di Jakarta, Ruben Amorim mengangkat kisah perjalanan kariernya yang ia nilai selaras dengan Xabi Alonso.
Dalam konferensi pers, pelatih baru Rossoneri itu menyebut mereka sama-sama melewati masa sulit dan kini memulai lembaran baru di klub masing-masing.
Pertandingan uji coba tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Partai ini menjadi salah satu agenda pramusim penting bagi AC Milan dan Chelsea untuk menguji skema permainan di bawah komando pelatih anyar.
Amorim sebelumnya didepak Manchester United pada 6 Januari 2026. Enam hari kemudian, Xabi Alonso mengalami nasib serupa setelah dipecat Real Madrid. Keduanya kini sama-sama memimpin tim jelang pertemuan di Jakarta.
Menyamakan Nasib dengan Xabi Alonso
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9318149/original/053222700_1786087800-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_13.13.26.jpeg)
Amorim menilai Alonso sebagai manajer berkualitas dan mengaku banyak mempelajari karyanya saat menukangi Bayer Leverkusen.
"Xabi Alonso adalah manajer yang sangat, sangat hebat. Menurut saya, dia punya banyak gagasan, saya sudah menyaksikan banyak pertandingan Bayer Leverkusen," ungkap Ruben Amorim.
"Mereka memainkan banyak laga dengan sistem yang sama. Seperti yang bisa Anda lihat, kami berdua sama-sama menghadapi tantangan berat belakangan ini, jadi ada banyak kesamaan di antara kami," sambung Amorim.
Selain mengulas kesamaan nasib, Amorim juga menyampaikan harapan baik untuk perjalanan Alonso sebagai pelatih Chelsea.
"Namun, saya mendoakan yang terbaik baginya terutama karena kami tidak sedang bersaing dengan mereka di kompetisi mana pun, jadi dia boleh saja memenangkan segalanya jika dia mau."
"Jadi, menurut saya, dia adalah pelatih yang sangat hebat," harap Ruben Amorim.
Siap Hadapi Tekanan di Milan
Ruben Amorim telah menukangi tiga tim level profesional: Sporting CP, Manchester United, dan kini AC Milan. Ia menyebut ada kesamaan atmosfer ketika memimpin klub-klub besar, terutama soal tekanan yang datang dari berbagai arah.
"Hal yang bisa saya katakan dan yang terpenting adalah mengenai situasi saat ini. Saya telah berbicara dengan banyak legenda Milan, dan mereka meyakini kinerja kami. Jadi, itulah hal yang paling penting," katanya
"Namun, kami akan terus dinilai dalam setiap pertandingan. Itulah harga yang harus dibayar untuk melatih klub-klub ikonik seperti ini. Jika memang itu harganya, saya siap membayarnya karena saya sangat senang berada di sini."
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9318172/original/037978300_1786088311-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_14.33.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318621/original/097960900_1786113019-20260807_193348.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318544/original/012053200_1786102626-GRD_9062.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318596/original/029742700_1786108624-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_7.30.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316037/original/089486600_1471003693-Chelsea_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316076/original/013395400_1471006853-ac_milan.jpg)