Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi tiba di ambang serangkaian tonggak bersejarah jelang partai puncak Piala Dunia 2026. Argentina akan menghadapi Spanyol pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, dan sederet rekor individual berpotensi berubah milik sang kapten yang kini berusia 39 tahun.
Menurut ulasan Planet Football, performa Messi pada edisi kali ini termasuk yang terbaik dalam kariernya di turnamen empat tahunan tersebut. La Pulga telah mengemas delapan gol dan empat assist, meski sempat gagal mencetak gol saat Argentina menyingkirkan Inggris di semifinal.
Andai Albiceleste kembali menjadi juara, kiprah Messi di Piala Dunia 2026 akan kian menegaskan status historisnya: mempertahankan gelar bersama tim sekaligus membuka peluang mencatat rekor personal yang belum pernah disentuh pemain lain.
Usia 39 Tahun dan Predikat Tertua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
Final kontra Spanyol membuka peluang Messi menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah final Piala Dunia. Rekor saat ini masih dipegang legenda Swedia, Nils Liedholm, yang menjebol gawang pada final 1958 di usia 35 tahun 264 hari.
Selama tak terkendala cedera, Messi juga akan memegang predikat sebagai pemain lapangan (nonkiper) tertua yang tampil di final Piala Dunia. Laga yang digelar di MetLife Stadium itu berlangsung hanya 25 hari setelah ulang tahunnya yang ke-39. Adapun rekor pemain tertua yang tampil di final masih menjadi milik kiper Italia, Dino Zoff, yang bermain pada final 1982 di usia 40 tahun 133 hari.
Jika Argentina menang, Messi akan menjadi pemain tertua yang sukses mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Patokannya saat ini dipegang bek kiri Brasil, Nilton Santos, yang berusia 37 tahun kala Selecao kembali menjadi kampiun pada edisi 1962.
Produktivitas Gol, Assist, dan Peluang Rekor Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
Produktivitas Messi di edisi 2026 mencolok: delapan gol dan empat assist, total terlibat dalam 12 gol Argentina. Ia hanya butuh satu keterlibatan gol lagi untuk menyamai rekor Gerd Muller (13 kontribusi gol pada Piala Dunia 1970) dan dua kontribusi untuk menciptakan rekor baru. Catatan ini mengacu pada statistik resmi yang dihimpun sejak 1966.
Perbandingan lintas era memiliki keterbatasan: data assist sebelum 1966 tak lengkap. Just Fontaine, misalnya, membukukan 13 gol pada Piala Dunia 1958, namun jumlah assistnya tidak terdokumentasi sehingga total kontribusi golnya tidak bisa dipastikan. Di sisi lain, Messi saat ini sudah memegang rekor gol terbanyak dan assist terbanyak dalam sejarah pertandingan Piala Dunia.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3542857/original/076660400_1629201128-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431194/original/068501900_1764730258-piala_dunia_2.jpg)