CR7 Jadi Manusia Termahal, Erick Thohir Incar Pemain Spanyol

Ada lima berita paling banyak dibaca di Kanal Bola Liputan6.com. Inilah lima berita yang mendominasi Kanal Bola edisi 29 November 2013.

Diterbitkan 30 November 2013, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Erick Thohir Lirik Pemain Muda SpanyolPemilik baru Inter Milan Erick Thohir berjanji akan mendatangkan beberapa pemain di bursa transfer Januari nanti guna memperbaiki performa klub berjuluk La Beneamata itu. Thohir tampaknya tahu betul kebutuhan Inter saat ini, yakni memperbaiki lini pertahanan.

Untuk itu, Thohir digadang akan mencari pemain belakang baru untuk Inter dengan mengincar bek kiri Valencia, Juan Bernat. Nilai transfer untuk memboyong Bernat diperkirakan sebesar lima juta pound.

Kemampuan Bernat untuk mematahkan serangan lawan terbukti saat membantu Tim Nasional Spanyol menjuarai Euro U-19 tahun lalu. Apabila gagal memboyong Bernat, maka Inter diperkirakan akan mengalihkan perhatiannya kepada Emiluiano Insua dari Atletico Madrid.

Barcelona Lahir untuk Jadi Raksasa SepakbolaTepat 29 November 1899, 113 tahun silam, sebuah klub sepakbola dari Provinsi Katalunya, Spanyol lahir. Klub itu bernama Futbol Club Barcelona. Dari waktu ke waktu, klub berjuluk Los Blaugrana terus menorehkan prestasi. Tak hanya meraih gelar juara namun juga mampu melahirkan para pesepakbola hebat dan menjadi legenda.

Di usianya yang ke 113, Barcelona seakan terus menorehkan prestasi. Hingga saat ini Barcelona telah membukukan 104 gelar juara di berbagai kompetisi. 87 trofi yang diraih Barcelona mereka raih dari kompetisi domestik dan 17 gelar lainnya di ajang Eropa.

Kisah Wasit PD 2006 Soal Tandukan Zidane ke MaterazziPiala Dunia 2006 ternyata masih menyisakan kisah yang menarik. Piala Dunia yang saat itu dilangsungkan di Jerman dihebohkan dengan insiden bersejarah tandukan Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi di laga Italia kontra Prancis di babak final.

Tujuh tahun setelah insiden itu, wasit yang memimpin pertandingan itu, yakni Horacio Elizondo, angkat bicara untuk mengungkapkan apa yang terjadi saat itu. Elizondo mengkartu merah Zidane karena telah melakukan tindakan kasar kepada Materazzi.

Elizondo mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi antara Zidane dan Materazzi. Yang Ia tahu hanyalah Materazzi terjatuh ke tanah dan tidak bangun untuk waktu yang cukup lama. Elizondo pun menghentikan pertandingan.

Elizondo meminta pandangan asisten wasit keempat, Luis Median Cantalejo. Setelah melakukan diskusi dengan Cantalejo, kartu merah untuk Zidane keluar dari kantong Elizondo.(Gan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ary Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan