Hancur di Final Liga Champions 2026, Arsenal Dihujani Kritik Pedas: Sekumpulan Badut!

Arsenal kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Dugarry mengecam permainan defensif The Gunners dan menyebut mereka sebagai 'sekumpulan badut'.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 01:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Mereka sekumpulan badut. Mereka datang dengan ego yang berlebihan, dengan Arteta mengatakan, 'Kita akan mengalahkan mereka'... Saya sangat senang Arsenal mendapat bagian yang tidak menguntungkan, dan saya berharap jika mereka ingin memenangkannya, mereka akan mulai bermain sepak bola," ketusnya.

"Ini bukan Arsenal! Klub ini memiliki sejarah, mereka adalah The Gunners, ada warisan, gaya sepak bola. Mereka tidak bisa bermain seperti itu, itu tidak mungkin," tegasnya.

Craig Burley Ikut Soroti Pendekatan Negatif Arsenal

Selain Dugarry, kritik juga datang dari mantan gelandang Chelsea, Craig Burley. Ia menilai Arsenal terlalu cepat mengubah gaya bermain setelah unggul lebih dulu.

Burley menyoroti bagaimana Arsenal memilih bertahan terlalu dalam alih-alih tetap menyerang. Ia menyebut pendekatan tersebut kontras dengan filosofi tim-tim top Eropa lainnya.

Menurutnya, perbedaan pendekatan antara Arsenal dan PSG terlihat jelas sepanjang laga final tersebut. Ia menilai hal itu menjadi faktor utama yang membuat pertandingan berjalan berat sebelah secara psikologis.

"Mari kita uraikan, ketika mereka mencetak gol setelah enam menit, mereka mencoba bertahan hingga menit ke-90. Seandainya PSG yang mencetak gol setelah enam menit, mereka akan terus menyerang dan mencoba memenangkan pertandingan. Dan itulah kontras dalam cara kedua tim ini mendekati, tidak hanya final, tetapi juga sepak bola," seru Burley.

(Goal)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan