Ndiaye menghubungi Kuil Shaolin pada April 2025. Wembanyama selanjutnya dirancang melakukan tur ke China di musim panas 2025 menemui fans sebelum pergi ke Kuil Shaolin. Awalnya Wembanyama tidak langsung memutuskan akan menghabiskan waktu lumayan lama disana. Sempat ada keraguan.
Usai melihat demonstrasi kung fu di kuil tersebut, Wembanyama langsung yakin mau menghabiskan dua minggu bersama para biksu Shaolin. "Tiga puluh detik kemudian, kami yakin. Semua keraguan yang mungkin kami miliki sebelumnya, hilang begitu saja," terang Wembanyama.
Wembanyama setuju mengikuti pola makan vegetarian ketat yang sama seperti para biksu selama berada di sana, sesuai dengan prinsip-prinsip Buddha. Wembanyama harus bermeditasi setiap harinya.
Wemby malah menikmati waktu di Kuil Shaolin. “Itu adalah latihan serius dan penyelaman total ke dalam budaya dan tradisi,” katanya.
Senang Jalani Meditasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6999280/original/068038300_1779769683-___________1_.jpg)
Di Kuil Shaolin, Wembanyama dibimbing oleh Master Yan’an, seorang biksu pejuang generasi ke-34, pewaris Kuil Shaolin. Master Yan’an dipilih menjadi pembimbing Wembanyama selama di Kuil Shaolin karena punya kemampuan bahasa Inggris yang baik. Ia pernah menghabiskan tujuh tahun di Los Angeles dan Washington DC.
"Saya katakan kepadanya: Kamu bermain basket, dan saya berlatih kung fu. Jika kamu ingin menjadi hebat, kamu harus melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan orang lain. Ada dua bagian dalam mendaki gunung. Siang hari untuk tubuhmu. Daya tahanmu, kekuatanmu. Malam hari untuk pikiranmu. Kesadaranmu," kata Master Yan'an saat diwawancarai Ramona Shelburne dari ESPN.
Ada kekhawatiran tersendiri dirasakan Master Yan'an melatih bintang muda NBA di Kuil Shaolin. Namun semuanya ternyata bisa dijalani Wembanyama dengan sangat baik.
"Dia masih sangat muda, dan dia memiliki masa depan yang sangat cerah di bidang bola basket. Dia juga sangat tinggi, jadi kepalanya terbentur beberapa pohon di sepanjang jalan setapak dan dia harus membungkuk ke depan untuk melewatinya," Master Yan’an.
Wembanyama rela menjalani kegiatan berat ala Biksu Shaolin demi memulihkan pikiran dan fisik. Meditasi merupakan aspek yang paling sulit bagi Wembanyama. Bayangkan seseorang dengan tinggi 7 kaki 4 inci untuk duduk bersila sama sekali, apalagi diam selama hingga 90 menit tanpa bergerak. Namun semua bisa dilalui dengan baik.
Wembanyama bermeditasi bersama 100 biksu setiap harinya. Durasi setiap sesi ditentukan oleh panjang sumbu dupa yang terbakar di tengah ruangan. Tiga puluh menit masih bisa dilakukan. Tetapi terkadang dupa terbakar selama 90 menit.
Bahkan kini Wembanyama kerap mempraktikan meditasi sesaat sebelum melakukan free throw di pertandingan NBA. Dia sering menutup mata sejenak dan menarik nafas dalam-dalam sebelum melemparkan bola ke ring.
Latihan Berat Wembanyama di Kuil Shaolin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6999279/original/095280900_1779769638-___________2_.jpg)
Pengorbanan Wembanyama juga terlihat dari kerelaannya tidur dengan tiga tempat tidur single yang telah digabungkan agar sesuai dengan tubuhnya. Maklum saja postur Wembanyama tinggi menjulang 224 cm. Tempat tidur di Kuil Shaolin tidak ada yang sepanjang itu sehingga tiga kasur harus digabungkan.
Wembanyama juga harus bangun tidur setiap pukul 04.30. Para biksu akan menyuruhnya berlari melewati hutan di dekat biara atau di sepanjang jalur lereng bukit yang tidak rata sepanjang 200 meter, melakukan lompatan katak, lari cepat, dan lompatan satu kaki menanjak dan menurun untuk membangun keseimbangan dan staminanya.
Wemby diajari Jurus 13 Tinju Shaolin—salah satu dari dua bentuk dasar kung fu yang dimaksudkan untuk mengajarkan perpindahan berat badan yang efisien, stabilitas, dan prinsip-prinsip serangan.
Master Yan'an sendiri yang secara khusus merancang materi latihan untuk Wembanyama. Tujuannya menekankan pengendalian pusat gravitasinya, yang akan menghasilkan kekuatan dari berbagai posisi dan menahan gaya eksternal, untuk meniru penjagaan ganda dan permainan fisik yang akan dihadapinya dari lawan-lawan NBA.
"Saya tahu dia bisa melakukannya. Karena ketika dia berlatih, dia selalu mencoba lagi dan lagi sampai dia menjadi yang terbaik," kata Master Yan'an.
Wembanyama harus menyantap makanan vegetarian selama berada di Kuil Shaolin. Namun timnya menyiasati dengan memberikan asupan makanan berprotein tinggi dari restoran lokal agar tubuhnya tetap terjaga. Tim Wembanyama akan datang menggunakan mobil Sprinter membawakan makanan berprotein tinggi. Dia akan memakannya di dalam van Sprinter lalu diantar kembali ke dalam kuil. Dua minggu di Kuil Shaolin terbukti telah membantu fisik dan mental Wembanyama.
“Pelajaran terbesar yang saya dapatkan adalah beberapa hal yang saya lakukan di sana membebani otot-otot tertentu di tubuh saya yang tidak terbiasa dengan upaya seperti itu,” jelasnya.
“Saya pikir itu membuat otot-otot tersebut lebih kuat. Saya pikir itu membuat otot-otot tersebut lebih tangguh.”
Wemby kemudian melengkapinya dengan berlatih bersama legenda NBA Hakeem Olajuwon usai kembali dari China. Olajuwon mengembleng Wemby dalam hal gerakan kaki, posisi, dan pendekatan mental yang dibutuhkan untuk memimpin tim juara.
“Jarang sekali dalam hidup saya, saya belajar begitu banyak hanya dalam beberapa hari,” kata Wembanyama.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6289063/original/094771600_1779163808-063_2277005093.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5208551/original/070997500_1746377224-000_42LY493.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4359095/original/030124400_1678862355-063_1473602824.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282330/original/070240500_1672901979-AP23005162983859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535323/original/010062500_1773985560-063_2267458524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290230/original/053909900_1753094258-063_2197528520.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5391775/original/098399500_1761368844-063_2243134596.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3236504/original/080096800_1599984695-LA_Lakers_Vs_Houston_Rockets_07.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)