Mayweather Masih Terlalu Kuat untuk Alvarez

Jawara tinju super welter WBC dan WBA Lloyd Mayweather masih terlalu kuat untuk petinju asal Meksiko Canelo Alvarez.

Diterbitkan 15 September 2013, 22:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
n emas Mayweather dengan rekor 45 kali tarung, 26 di antaranya menang KO, dan belum pernah kalah.

Sementara itu lawannya, Alvarez yang dibayar US$ 5 juta hanya mampu mengumbar hantaman sebanyak 22 % atau 171 dari 526 kali pukulan. Kekalahan petinju asal Meksiko ini menorehkan catatan menjadi 42 tarung dengan hasil sekali seri, 1 kalah, dan 30 kali menang KO.

Pendukung di MGM Berbalik

Di awal laga, suara fans Alvarez terus berteriak memberikan dukungan teriakan berbahasa Spanyol: "Si se puede!" yang berarti "Ya, kamu bisa!" Tak hanya itu, teriakan "Ca-Ne-Lo" juga terus bergema nyaris menenggelamkan gedung arena berkapasitas sekitar 16 ribu penonton itu.

Tapi kondisi mulai berbalik setelah duel mulai masuk ke ronde ke-8 dari 12 ronde total itu.

Para pendukung Mayweather meneriakkan dukungan, "TMT...TMT (The Money Team)..." dan teriakan, "USA...USA..."

Usai pertarungan, Alvarez mengakui kehebatan lawannya itu yang terkenal dengan pukulan-pukulan jab yang kuat, lurus, dan sangat cepat. Mulai ronde ke-7 Alvarez pun tampak frustrasi menghadapi Mayweather.

"Aku tak bisa menangkap apa maunya. Dia sangat sulit dipahami. Dia seorang pejuang besar dan cerdas," ungkap Alvarez dalam bahasa Spanyol yang amat kental.

Alvarez mulai menggeluti dunia tinju secara serius sejak berusia 15 tahun. Kini, meski dirinya takluk di tangan Mayweather, petinju yang masih berusia 23 tahun itu mengaku masih punya harapan besar ke depannya, seperti yang diucapkannya sendiri dengan nada optimistis, "Aku masih 23 tahun, dan aku masih akan bekerja keras lagi untuk menghadapi pertarungan besar."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Vincent Hakim Roosadhy, VinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan