6 Klub Top Ini Gagal Lolos Kompetisi Eropa Musim Depan

Ada enam klub besar Eropa yang dipastikan gagal merebut tiket kompetisi Eropa musim depan.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Omar Marmoush dan Hugo Ekitike menjadi masalah besar yang tidak dapat diatasi dengan baik oleh tim. Selain itu, performa pertahanan mereka juga sangat lemah, yang semakin memperburuk keadaan.

Meskipun telah melakukan pergantian pelatih dari Dino Toppmoller ke Albert Riera, upaya tersebut ternyata tidak mampu menyelamatkan musim mereka yang penuh kesulitan. Dengan kondisi ini, tampaknya Frankfurt harus melakukan evaluasi menyeluruh agar dapat kembali bersaing di level Eropa di masa mendatang.

3. Sevilla

Menjadi hal yang sulit untuk dipahami ketika melihat Sevilla berada dalam kondisi yang seperti ini. Klub yang telah mengantongi tujuh gelar Piala UEFA/Liga Europa kini lebih sering terjebak di zona degradasi La Liga daripada bersaing di posisi atas klasemen.

Musim depan akan menjadi tahun ketiga berturut-turut bagi Sevilla tanpa berpartisipasi dalam kompetisi Eropa, sebuah keadaan yang terasa sangat tidak biasa bagi para pendukung di Ramon Sanchez Pizjuan. Namun, harapan baru muncul dengan kabar bahwa legenda klub, Sergio Ramos, akan segera terlibat dalam kepemilikan klub. Fans sangat berharap bahwa langkah ini dapat mengembalikan Sevilla ke masa kejayaan di pentas Eropa.

Yang semakin menyakitkan, rival sekota mereka, Real Betis, berhasil meraih tiket ke Liga Champions. Kehadiran Real Betis di kompetisi bergengsi tersebut semakin menambah beban bagi Sevilla, yang kini harus berjuang keras untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengembalikan kejayaan yang pernah mereka miliki.

4. Tottenham Hotspur

Walaupun Tottenham Hotspur saat ini berjuang untuk terhindar dari degradasi, sebenarnya peluang mereka untuk berkompetisi di Eropa sudah hampir sirna sejak lama. Meskipun sering menjadi bahan ejekan oleh tim rival, Tottenham sebenarnya memiliki catatan yang cukup baik dalam berpartisipasi di kompetisi UEFA selama dua puluh tahun terakhir.

Namun, situasi saat ini telah berubah dengan drastis. Musim yang buruk bagi Spurs memaksa mereka untuk menghadapi kenyataan yang menyakitkan, yaitu tidak akan berpartisipasi di kompetisi Eropa pada musim depan.

Meski demikian, beberapa pihak berpendapat bahwa keadaan ini bisa menjadi peluang positif bagi pelatih baru Roberto De Zerbi, yang bisa membangun kembali tim tanpa harus terganggu oleh jadwal kompetisi Eropa yang padat.

5. AS Monaco

AS Monaco pernah menjadi salah satu kejutan yang paling menggembirakan di musim ini. Mereka menunjukkan performa yang mengesankan di Liga Champions, dengan berhasil menyulitkan tim-tim besar seperti Manchester City, Juventus, dan hampir menyingkirkan Paris Saint-Germain.

Dalam perjalanan mereka, Monaco bahkan berhasil mencatatkan tujuh kemenangan berturut-turut di awal tahun ini, yang membuat mereka berada di jalur yang aman untuk lolos ke Liga Champions. Namun, sayangnya, performa tim ini mengalami penurunan yang signifikan menjelang akhir musim.

Dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir, AS Monaco harus puas finis di posisi ketujuh pada klasemen akhir Ligue 1. Hal ini membuat mereka gagal mendapatkan tiket untuk berlaga di turnamen Eropa pada musim depan.

Penurunan performa yang drastis ini tentunya menjadi sorotan, mengingat awal musim yang sangat menjanjikan.

 

SUmber: Rizki Hidayat (Bola.com)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan