Mutiara yang Baru Bersinar di Pengujung Kariernya

Musim ini merupakan musim ketujuh bagi Franck Ribery bermain bersama Bayern Muenchen.

Diterbitkan 30 Agustus 2013, 22:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
100 juta euro.

Gertakan Muenchen berhasil. Pada 23 Mei 2010, sehari setelah Muenchen ditundukkan Inter Milan di final Liga Champions, Ribery—yang mendapat julukan “Mutiara Prancis” dari Zidane, yang saat itu hampir berusia 26 tahun, resmi menandatangani perpanjangan kontraknya bersama Muenchen sampai 2015. Isunya, Ribery mau membubuhkan tanda tangannya menyusul kebijakan klub yang menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi, 10 juta euro per musim.

Setelah dua musim nirgelar, di Bundesliga dan DFB Pokal dipermalukan Borussia Dortmund, dan di Liga Champions dipecundangi Chelsea, Ribery dan Muenchen bangkit di musim 2012-2013. Didukung dengan penampilan hebat tandemnya asal Belanda, Arjen Robben, Ribery berhasil mengantarkan pasukan Juup Heynckes mengukir prestasi yang tercatat dalam tinta emas sejarah klub, yaitu torehan treble winners alias tiga gelar menyusul kesuksesan Muenchen menggondol gelar Liga Champions, Bundesliga, dan DFB-Pokal.

Tak heran jika para jurnalis terkemuka di Eropa pada Kamis, 29 Agustus 2013, kemarin mendaulat Ribery sebagai Pemain Terbaik UEFA 2013 menyingkirkan Messi dan Ronaldo. Di usianya yang memasuki fase lanjut bagi pesepakbola, 30 tahun, akhirnya Ribery mendapat pengakuan atas kerja kerasnya di lapangan hijau. (*)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan