Jacksen Tiago Terpukau Bakat-Bakat Sepak Bola Putri Surabaya

Jacksen Tiago senang melihat banyak bibit berkualitas di sepak bola putri Surabaya meski membuatnya harus berpikir keras memilih yang terbaik.

OlehThomas
Diterbitkan 17 Mei 2026, 21:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025-2026 baru saja selesai digelar pada 12 sampai 17 Mei 2026. Pelatih kepala Jacksen Ferreira Tiago terkesan dan terpukau dengan bakat-bakat sepak bola putri di Surabaya.

Jacksen melihat kualitas para pemain di Surabaya terbilang matang dan memiliki postur yang baik. Hal tersebut tidak terlepas dari ekosistem sepak bola Surabaya yang sudah berjalan selama beberapa tahun belakangan.

Eks pemain Persebaya Surabaya itu menambahkan, melimpahnya talenta dari Surabaya membuatnya masih akan mendiskusikan lebih lanjut dengan para stafnya untuk menentukan siapa saja yang benar-benar layak terpilih ke MilkLife Soccer Challenge All Star di Kudus pada pertengahan Juni nanti.

“Saya lihat masih ada beberapa tim dengan satu pemain menonjol lebih jauh dibanding yang lain. Harapan saya ke depan, kita bisa berkembang bersama secara tim. Potensi anak-anak Surabaya itu sangat besar sekali. Kalau saya melihat individu-individu yang ada, begitu dikumpulkan menjadi satu tim dan dilatih dengan baik, akan bisa bersaing dengan sangat luar biasa," kata Jacksen.

"Karena dari aspek postur cukup bagus dan iklim sepak bola putri di Surabaya sudah cukup lama, jadi mereka pasti punya kematangan jauh lebih bagus. Saya akan kumpulkan pemain-pemain yang sudah terpilih masuk All-Star dari Extra Training Seri 1 untuk latihan bersama, nanti bisa kita lihat siapa yang akan terpilih untuk berangkat ke Kudus,” ucap Jacksen.

Legenda yang pernah menjuarai Liga Indonesia sebagai pemain maupun pelatih bersama Persebaya Surabaya tersebut berharap, secara bertahap ekosistem sepak bola putri terus berkembang di masa mendatang dengan banyaknya jam terbang serta atmosfer kompetisi yang sering didapat oleh para pemain.

>“Tujuan dari MLSC ini kan untuk membentuk suatu ekosistem sepak bola putri Indonesia yang matang. Salah satunya adalah dengan membuat bagaimana para pemain ini memiliki jam terbang dan pengalaman bertanding yang terbilang cukup. Kompetisi seperti ini kan hanya dua kali dalam setahun, di luar itu saya berharap mereka bisa tetap menimba ilmu dalam kesehariannya dengan SSB (Sekolah Sepak Bola),” kata Jacksen.

Lahir Juara Baru

MLSC Surabaya Seri 2 2025/2026 sendiri diikuti tidak kurang 1.620 siswi dari 78 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Surabaya dan sekitarnya. Peserta terbagi menjadi 73 tim di kategori KU 10 dan 77 tim di kategori KU 12.

Lahir dua juara baru di MLSC Surabaya Seri 2 2025/2026 yakni SDN Pacarkeling V/186 B (KU 12) dan SDN Manukan Kulon (KU 10). Kedua final harus diselesaikan lewat drama adu penalti.

Di KU 12 MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025 - 2026, tim SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya sukses mengunci gelar lewat kemenangan 6-5 pada pertandingan adu penalti, setelah melewati waktu normal dengan kedudukan 1-1.

Sementara itu di KU 10 giliran SDN Manukan Kulon memastikan kemenangan, juga lewat drama adu penalti atas SDN DR. SutomoV/327.

Membangkitkan Sepak Bola Putri di Surabaya

Perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Arief Anton Sujarwo, mengapresiasi penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di wilayahnya yang sudah berlangsung selama beberapa tahun. Arief berharap, geliat sepak bola di Jawa Timur, khususnya di kategori putri, diharapkan terus meningkat dengan penyelenggaraan kompetisi dari tahun ke tahun.

"Kami melihat dari sisi kompetisi, ini suatu langkah besar. Karena dari atlet sudah ada jalan untuk pembinaan yang tentunya akan memiliki dampak baik kepada sepak bola Jawa Timur, khususnya sepak bola wanita. Kami juga berharap ke depannya tidak hanya atlet saja yang dikembangkan, tetapi juga pelatih. Kalau kualitas pelatih bisa bagus dan merata, maka sepak bola wanita akan semakin berkembang," kata Arief.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan